Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan kesiapan layanan haji tahun 2026 bagi 1.559 jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. Fokus utama diarahkan pada pelayanan maksimal, mulai dari kesiapan administrasi hingga pendampingan selama pelaksanaan ibadah.
Jumlah jemaah tersebut merupakan kuota resmi haji Kalteng tahun 2026 yang terdiri dari jemaah reguler, lansia prioritas, serta petugas pendamping.
Pemprov menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar.
Selain aspek administratif, perhatian juga diberikan pada kesiapan fisik dan mental jemaah. Pembekalan melalui manasik haji telah dilakukan secara bertahap di tingkat kabupaten/kota guna memastikan pemahaman ibadah berjalan optimal.
Pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta petugas haji daerah untuk menjamin kualitas pelayanan selama perjalanan hingga di Arab Saudi.
Berbagai tahapan penting, seperti pembinaan jemaah, pembekalan petugas, hingga distribusi perlengkapan haji juga terus dipastikan berjalan sesuai jadwal.
Pemprov Kalteng menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, diharapkan seluruh jemaah asal Kalimantan Tengah dapat menjalankan ibadah haji secara khusyuk serta kembali ke tanah air dengan selamat.





