,

DPRD Murung Raya Ingatkan Bahaya Hoaks, Minta Masyarakat Lebih Kritis di Era Digital

oleh
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75

PURUK CAHU – Maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks di era digital menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Murung Raya. Masyarakat diminta untuk lebih kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Likon, menegaskan bahwa derasnya arus informasi saat ini membawa dua sisi sekaligus: kemudahan akses informasi, namun juga meningkatnya risiko penyebaran hoaks.

“Informasi sekarang sangat mudah didapat, tetapi tidak semuanya benar. Masyarakat harus lebih selektif dan cerdas dalam menyaring informasi,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Hoaks Dinilai Ancam Stabilitas Sosial

Menurut Likon, hoaks tidak hanya berdampak pada kesalahan informasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial, keresahan, hingga perpecahan di tengah masyarakat.

Di wilayah seperti Kabupaten Murung Raya, menjaga kondusivitas sosial menjadi hal penting, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

banner 336x280

Ia menilai, jika tidak diantisipasi, penyebaran hoaks dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah maupun institusi lainnya.

Literasi Digital Jadi Kunci

DPRD menekankan pentingnya peningkatan literasi digital sebagai langkah utama dalam menangkal hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial atau aplikasi pesan instan.

banner 336x280

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memeriksa sumber informasi
  • Membandingkan dengan media terpercaya
  • Tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya

“Jangan mudah terprovokasi. Pastikan informasi itu benar sebelum dibagikan,” tegasnya.

Dorong Peran Aktif dan Kolaborasi

Selain meningkatkan kesadaran individu, DPRD juga mendorong peran aktif masyarakat dalam melaporkan konten yang diduga hoaks kepada pihak berwenang.

Langkah ini dinilai penting agar penyebaran informasi palsu dapat segera ditangani dan tidak meluas.

Di sisi lain, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas juga dianggap perlu untuk memperkuat edukasi literasi digital secara berkelanjutan.

Momentum Perkuat Kesadaran Digital

Fenomena hoaks yang terus berkembang menunjukkan bahwa tantangan di era digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam mengelola informasi.

DPRD Murung Raya berharap, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap literasi digital dapat menciptakan ruang informasi yang lebih sehat, aman, dan produktif.

“Kalau masyarakat sudah cerdas dalam menyaring informasi, maka hoaks tidak akan mudah berkembang,” pungkas Likon.

banner 336x280