,

Lomba Kampung KEREN Diluncurkan, Pemkot Palangka Raya Ditantang Buktikan Dampak Nyata

oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah), didampingi oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini (kanan), dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani saat diwawancarai oleh awak media seusai kegiatan Launching Beasiswa dan Lomba Kampung Keren

PALANGKA RAYA — Pemerintah Kota Palangka Raya resmi meluncurkan Lomba Kampung KEREN dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Program ini diklaim sebagai upaya mendorong inovasi lingkungan berbasis masyarakat, namun sekaligus menjadi ujian serius bagi efektivitas program pembangunan berbasis kompetisi.

Wali Kota Fairid Naparin menegaskan, lomba tersebut tidak hanya berorientasi pada penilaian estetika lingkungan, tetapi juga pada keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi gerakan bersama untuk membangun kampung yang inovatif dan berdaya saing,” ujar Fairid saat peluncuran, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, sejumlah pihak menilai program semacam ini kerap berakhir sebagai kegiatan seremonial jika tidak diikuti dengan pengawasan ketat dan keberlanjutan program. Apalagi, konsep lomba kampung bukan hal baru dan telah berulang kali digelar di berbagai daerah, dengan hasil yang sering kali tidak berkelanjutan setelah penilaian berakhir.

Lomba Kampung KEREN di Palangka Raya disebut mengusung pendekatan berbeda dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai motor inovasi. Setiap kampung peserta akan didampingi tim akademisi untuk merancang program berbasis riset dan kebutuhan riil masyarakat.

banner 336x280

Namun, efektivitas kolaborasi ini masih menjadi tanda tanya, terutama terkait implementasi di lapangan. Tanpa komitmen anggaran lanjutan dan pendampingan jangka panjang, inovasi yang dihasilkan berpotensi berhenti pada tahap konsep.

Selain itu, indikator penilaian yang mencakup kebersihan, kreativitas, hingga dampak ekonomi dinilai harus dirumuskan secara transparan. Hal ini penting untuk menghindari penilaian subjektif sekaligus memastikan program benar-benar menghasilkan perubahan yang terukur.

banner 336x280

Di sisi lain, besarnya hadiah yang mencapai ratusan juta rupiah juga memunculkan ekspektasi tinggi dari masyarakat. Pemerintah kota dituntut tidak hanya memberikan insentif, tetapi juga memastikan bahwa kampung-kampung peserta mampu berkembang secara mandiri setelah lomba berakhir.

Pengamat kebijakan publik menilai, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi pemerintah dalam melakukan evaluasi dan tindak lanjut.

“Yang paling penting bukan siapa yang menang, tetapi apakah kampung tersebut benar-benar berubah dan bertahan dalam jangka panjang,” ujar salah satu pengamat.

Lomba Kampung KEREN pada akhirnya bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan cerminan dari arah kebijakan pembangunan kota. Jika dikelola serius, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi. Namun jika tidak, ia berisiko menjadi agenda tahunan tanpa dampak signifikan.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.