ChatGPT Sempat Down, Pengguna Panik: Kerja Terganggu hingga Keluh di Medsos

oleh

BANDUNG – Layanan kecerdasan buatan ChatGPT sempat mengalami gangguan pada Senin (6/4), memicu kepanikan pengguna di berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

Sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB, banyak pengguna melaporkan layanan tidak merespons, bahkan hanya menampilkan layar kosong. Lonjakan laporan gangguan juga terpantau di situs pemantau seperti Downdetector.

Sebagian pengguna mengaku aktivitas mereka terganggu karena mengandalkan ChatGPT untuk bekerja maupun belajar.

“Panikkk chat gpt down:( butuh dia buat temenin ak kerja,” keluh salah satu pengguna di media sosial.

Respons Kosong Jadi Keluhan Utama

Berdasarkan laporan, sekitar 86 persen pengguna mengalami masalah pada layanan utama ChatGPT—mulai dari respons kosong hingga gagal menjawab perintah.

banner 336x280

Pihak OpenAI pun mengakui adanya gangguan tersebut.

“Beberapa pengguna mungkin mengalami respons kosong… kami sedang melakukan pemulihan,” tulis OpenAI.

banner 336x280

Gangguan ini tidak terjadi pada semua pengguna, namun cukup luas hingga memicu keluhan serentak di berbagai platform.

Sempat Normal, Lalu Error Lagi

Data menunjukkan gangguan sempat mereda sekitar siang hari, namun kembali meningkat pada sore hari. Hal ini membuat pengguna frustrasi karena layanan tidak stabil.

Keluhan datang dari berbagai perangkat, mulai dari ponsel hingga desktop. Beberapa pengguna bahkan melaporkan sistem terus restart dan menghapus pertanyaan yang sudah diketik.

Alarm Ketergantungan AI

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat betapa besarnya ketergantungan pengguna terhadap layanan AI dalam aktivitas harian.

Ketika ChatGPT terganggu, bukan hanya komunikasi yang terhambat—tetapi juga pekerjaan, tugas sekolah, hingga produktivitas digital ikut terdampak.

banner 336x280