Portal Satu Data Disosialisasikan, Saipullah: Tinggalkan Ego Sektoral Demi Data Akurat

oleh
Sosialisasi Pengisian Portal Satu Data Kota Palangka Raya di Ruang Rapat Rahan Pumpung Kapakat Bapperida

Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong implementasi Portal Satu Data sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sosialisasi yang digelar menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi seluruh perangkat daerah terkait pentingnya integrasi data.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Saipullah menegaskan bahwa Satu Data bukan sekadar sistem digital, melainkan perubahan pola kerja birokrasi yang harus berbasis data akurat.

“Satu Data ini bukan hanya soal aplikasi, tetapi bagaimana kita membangun budaya kerja berbasis data. Seluruh perangkat daerah wajib menyajikan data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Saipullah.

Menurutnya, perbedaan data antar instansi selama ini menjadi salah satu persoalan mendasar dalam penyusunan kebijakan daerah. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan program tidak tepat sasaran.

“Sering terjadi data antar OPD tidak sinkron. Ini berdampak pada kebijakan yang diambil. Melalui Portal Satu Data, kita ingin memastikan tidak ada lagi perbedaan data,” ujarnya.

banner 336x280

Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik

Saipullah menekankan, integrasi data juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Transparansi itu dimulai dari data. Kalau datanya terbuka dan akurat, maka masyarakat bisa melihat dan menilai kinerja pemerintah secara objektif,” katanya.

banner 336x280

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral yang selama ini menjadi penghambat utama integrasi data.

“Tidak boleh lagi ada ego sektoral. Semua data harus terintegrasi dan digunakan bersama demi kepentingan pembangunan Kota Palangka Raya,” tegasnya.

Jangan Berhenti di Sosialisasi

Meski demikian, Saipullah mengakui tantangan implementasi masih cukup besar, terutama pada aspek sumber daya manusia dan konsistensi pembaruan data.

“Kunci keberhasilan ada pada komitmen. Jangan sampai ini hanya berhenti di sosialisasi. Harus ada implementasi nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.