Jembatan Garuda Dibangun, Pemkab Sukamara ‘Gas’ Buka Akses Terisolasi dan Dongkrak Ekonomi Warga

oleh

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mulai tancap gas membangun Jembatan Garuda, proyek infrastruktur yang digadang-gadang menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi strategi membuka isolasi wilayah dan mempercepat pergerakan ekonomi di kawasan pedalaman.

Jembatan tersebut akan menghubungkan Desa Petarikan, Kecamatan Sukamara, dengan Desa Jihing di Kecamatan Balai Riam—dua wilayah yang selama ini terkendala akses transportasi.

Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, hingga aparat penegak hukum sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Komandan Kodim 1014/Pbn, Letkol Inf Makin, menegaskan proyek ini memiliki dampak strategis, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat serta membuka peluang peningkatan perekonomian di wilayah sekitar,” ujarnya.

banner 336x280

Ia menekankan, keberadaan Jembatan Garuda bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga membuka ruang baru bagi aktivitas ekonomi yang selama ini terhambat oleh keterbatasan akses.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai,” tambahnya.

banner 336x280

Secara makro, pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur. Dengan terbukanya akses, distribusi barang dan jasa diyakini akan lebih cepat dan efisien.

Sejumlah pihak juga menilai proyek ini akan menciptakan efek berantai, mulai dari menurunnya biaya logistik hingga meningkatnya aktivitas perdagangan masyarakat desa.

“Ini bukan sekadar jembatan, tapi penghubung ekonomi. Ketika akses terbuka, maka peluang usaha juga ikut terbuka,” menjadi pandangan umum yang menguat dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

Lebih jauh, proyek Jembatan Garuda juga diposisikan sebagai solusi konkret atas persoalan klasik wilayah pedalaman—yakni keterisolasian akibat terbatasnya sarana transportasi. Dengan akses yang lebih baik, pelayanan publik, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian diharapkan ikut terdongkrak.

Pemerintah pun optimistis, kehadiran jembatan ini akan menjadi titik balik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sukamara, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

banner 336x280