“Jangan Tunggu Korban!” DPRD Soroti Minimnya Jembatan Penyeberangan di Jalan Soekarno

oleh

Palangka Raya – Minimnya jembatan penyeberangan di Jalan Soekarno kini tak lagi sekadar persoalan fasilitas, tetapi telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. DPRD menilai, kondisi ini berpotensi memakan korban jika terus dibiarkan.

Di tengah padatnya arus lalu lintas dan tingginya kecepatan kendaraan, masyarakat—termasuk pelajar—dipaksa mempertaruhkan nyawa setiap kali menyeberang jalan.

“Ini bukan lagi soal kurang fasilitas, ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas anggota DPRD.

Pejalan Kaki Dipaksa ‘Bertaruh Nyawa’

Jalan Soekarno dikenal sebagai salah satu ruas utama dengan mobilitas tinggi di Palangka Raya. Namun ironisnya, jalur padat ini tidak dibarengi dengan fasilitas penyeberangan yang memadai.

Tanpa jembatan penyeberangan, warga tidak punya pilihan selain menyeberang langsung di tengah derasnya kendaraan.

banner 336x280

“Jangan sampai kita menunggu korban jiwa baru bertindak,” ujar legislator dengan nada keras.

Kondisi ini dinilai sangat berisiko, terutama bagi kelompok rentan seperti anak sekolah dan lansia.

banner 336x280

DPRD Tekan Pemda: Harus Masuk Prioritas, Bukan Wacana

DPRD mendesak pemerintah daerah untuk segera memasukkan pembangunan jembatan penyeberangan sebagai prioritas, bukan sekadar rencana di atas kertas.

“Kami akan dorong agar ini masuk program prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurut dewan, keselamatan warga harus menjadi indikator utama dalam pembangunan infrastruktur, bukan hanya kelancaran lalu lintas kendaraan.

Cermin Buram Tata Kota

Kasus ini menjadi potret klasik lemahnya perencanaan kota: jalan diperlebar, lalu lintas dipercepat, tetapi keselamatan pejalan kaki diabaikan.

Jika tidak segera ditangani, Jalan Soekarno berpotensi menjadi “titik rawan kecelakaan” yang terus memakan korban.

Kini publik menunggu langkah nyata—bukan sekadar imbauan.
Karena di jalan ini, setiap hari warga menyeberang… dengan risiko yang sama: selamat atau celaka.

banner 336x280