PKB Kalteng Seleksi 30 Kandidat Ketua DPC, Konsolidasi Politik Menuju 2029 Mulai Dipanaskan

oleh -74 Dilihat
oleh

PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah mulai memanaskan konsolidasi politik daerah dengan menyeleksi 30 kandidat calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Seleksi dilakukan melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar di Palangka Raya, Kamis (7/5/2026). Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan PKB di daerah untuk masa bakti 2026–2031.

banner 336x280

Ketua DPW PKB Kalteng Rahmanto Muhidin mengatakan awalnya terdapat 52 nama yang diundang mengikuti UKK. Namun, hanya 30 orang yang hadir mengikuti tahapan seleksi.

“Yang diundang sebenarnya ada sebanyak 52 orang, akan tetapi yang datang untuk mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan pada hari ini ada sebanyak 30 orang,” kata Rahmanto Muhidin.

Menurut Rahmanto, seluruh peserta merupakan hasil penjaringan dari musyawarah cabang (Muscab) yang sebelumnya digelar di tiga zona berbeda, yakni Barito Utara, Kapuas, dan Sampit. Tahapan UKK kemudian menjadi penentu untuk mengukur kapasitas kepemimpinan calon ketua DPC di masing-masing daerah.

PKB menegaskan proses seleksi tidak sekadar formalitas politik internal, melainkan bagian dari upaya membangun struktur partai yang lebih solid menghadapi dinamika politik daerah dan nasional menuju Pemilu 2029.

“Muscab memiliki kewenangan untuk mengusulkan nama-nama calon Ketua DPC. Setelah usulan masuk, tahap selanjutnya adalah UKK,” ujar Rahmanto.

Menariknya, proses seleksi tersebut melibatkan lima anggota DPR RI Fraksi PKB sebagai tim penguji, yakni Ida Fauziyah, Siti Mukarromah, Marwan Dasopang, Daniel Johan, dan Yanuar Prihatin. Para kandidat diuji mulai dari visi-misi, kemampuan kepemimpinan, loyalitas partai, hingga kesiapan membangun organisasi di tingkat daerah.

Rahmanto menegaskan PKB membutuhkan figur pemimpin daerah yang tidak hanya populer secara politik, tetapi juga siap mengabdi dan membesarkan partai di tengah masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk melahirkan pemimpin tingkat kabupaten kota yang benar-benar mengabdi bagi partai, siap lahir batin, siap pemikiran, dan siap mengabdikan jiwa raganya untuk PKB serta masyarakat di daerahnya masing-masing,” tegasnya.

DPW PKB Kalteng juga menepis anggapan bahwa faktor usia menjadi penentu utama dalam seleksi kepemimpinan partai. Menurut Rahmanto, fokus penilaian lebih diarahkan pada kemampuan, kesiapan mental, dan komitmen membangun partai secara berkelanjutan.

Selain agenda UKK, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Kalimantan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi kelembagaan.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.