,

Prabowo Bawa Maung ke KTT ASEAN Filipina, Simbol Kepercayaan Diri Industri Nasional

oleh -41 Dilihat
oleh

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mencuri perhatian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, setelah tampil menggunakan kendaraan taktis buatan dalam negeri, Maung MV3 Garuda Limousine. Kehadiran kendaraan produksi nasional itu dinilai menjadi simbol diplomasi sekaligus penegasan posisi Indonesia dalam penguatan industri pertahanan domestik.

Prabowo tiba di Cebu pada Kamis (7/5/2026) untuk menghadiri rangkaian agenda KTT ASEAN bersama para pemimpin negara Asia Tenggara lainnya. Usai mendarat di Bandara Benito Ebuen Airbase, Prabowo terlihat menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan resmi menuju lokasi kegiatan internasional tersebut.

banner 336x280

Momen itu menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya kendaraan Maung digunakan Presiden RI dalam agenda internasional berskala tinggi. Kendaraan tersebut sebelumnya dikenal sebagai produk PT Pindad yang dikembangkan untuk kebutuhan operasional militer dan kepresidenan.

Dalam tayangan resmi Sekretariat Presiden, Prabowo tampak mengenakan setelan jas hitam dan peci saat menghadiri pembukaan KTT ASEAN. Kedatangannya disambut langsung Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersama jajaran pejabat tuan rumah.

Selain Prabowo, sejumlah pemimpin ASEAN turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.

KTT ASEAN ke-48 tahun ini membahas sejumlah isu strategis kawasan, mulai dari penguatan ekonomi regional, ketahanan energi, konektivitas kawasan, hingga stabilitas geopolitik di tengah meningkatnya tensi global.

Presiden Marcos dalam pidato pembukaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala negara ASEAN yang hadir di Cebu. Ia menilai pertemuan tersebut penting untuk memperkuat solidaritas kawasan di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global.

“Saya menyampaikan apresiasi tulus atas kehadiran Anda dalam acara penting ini,” kata Marcos saat membuka forum ASEAN.

Sementara itu, penggunaan Maung Garuda oleh Prabowo dipandang sebagai pesan simbolik bahwa Indonesia ingin menunjukkan kemampuan industri strategis nasional di panggung internasional. Langkah tersebut juga memperlihatkan upaya pemerintah mendorong produk pertahanan dalam negeri agar memiliki daya saing global.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.