Bangun Konektivitas hingga Pedalaman, Kalteng Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

oleh
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas hingga ke pelosok. Fokus pembangunan tidak lagi hanya terpusat di perkotaan, tetapi diarahkan agar masyarakat di daerah pedalaman juga merasakan akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik.

Penguatan konektivitas dilakukan melalui pembangunan dan peningkatan jalan provinsi, jembatan strategis, hingga akses penghubung antardaerah. Langkah ini dinilai menjadi fondasi utama pemerataan pembangunan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pembangunan harus menjangkau wilayah terpencil agar kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan secara merata.

banner 336x280

“Pembangunan tidak fokus di perkotaan, karena kalau kita ingin masyarakat sejahtera maka daerah pelosok harus mendapat prioritas,” tegas Agustiar Sabran.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dari program prioritas daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat daya saing daerah.

“Tujuannya untuk SDM Kalteng lebih bagus, supaya nanti anak-anak kita siap dan punya bekal untuk membangun daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, DPRD Kalimantan Tengah menilai percepatan konektivitas wilayah merupakan langkah strategis untuk memperlancar distribusi logistik dan membuka akses antardaerah yang selama ini masih tertinggal.

“Peningkatan akses jalan dan jembatan dinilai memperkuat distribusi logistik serta mobilitas masyarakat di berbagai daerah,” kata Abdul Hafid, anggota DPRD Kalteng.

Senada dengan itu, anggota DPRD Kalteng Okki Maulana menekankan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Infrastruktur yang merata akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta membuka konektivitas antardaerah,” ujarnya.

Data Dinas PUPR Kalteng menunjukkan sebagian besar ruas jalan provinsi kini berada dalam kondisi mantap. Namun pemerintah masih memprioritaskan sejumlah wilayah dengan kondisi geografis menantang seperti daerah rawa dan perbukitan agar pemerataan pembangunan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Percepatan konektivitas tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menekan kesenjangan pembangunan antara kawasan perkotaan dan pedalaman di Kalimantan Tengah.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.