Pembangunan Sekolah Rakyat Kotim Dikebut, Ditarget Rampung September 2026

oleh
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus dikebut pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Proyek pendidikan terpadu tersebut kini telah mencapai progres sekitar 53 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada September 2026.

Kepala Dinas Sosial Kotawaringin Timur, Hawianan, mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas utama dapat segera difungsikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Berdasarkan informasi dari pihak pelaksana, targetnya pada 30 Juni nanti pembangunan ruang kelas dan asrama sudah selesai. Kami berharap September seluruh pembangunan bisa tuntas,” kata Hawianan di Sampit.

banner 336x280

Ia menjelaskan, proyek Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan. Pembangunan fisik dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui kontraktor pelaksana PT Adhi Karya, sementara pemerintah daerah berperan melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kotim nantinya tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga asrama dan fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang pendidikan berbasis terpadu. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih merata di wilayah Kotawaringin Timur.

Pemerintah Kabupaten Kotim optimistis pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga sekolah bisa segera dimanfaatkan masyarakat pada tahun ajaran mendatang.

“Ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan,” ujar Hawianan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.