Polisi Kejar Pelaku Balap Liar di Palangka Raya, 9 Motor Diamankan

oleh
PALANGKA RAYA – Aksi balapan liar yang kembali marak di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya mulai mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Dalam patroli yang digelar Selasa malam (26/5/2026), Satlantas Polresta Palangka Raya mengamankan sembilan unit sepeda motor serta sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat.

Operasi penertiban tersebut dilakukan di beberapa titik yang selama ini dikenal rawan dijadikan arena adu kecepatan oleh kelompok remaja. Polisi menilai aktivitas tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan telah menjadi ancaman keselamatan bagi pengguna jalan lain.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya menegaskan pihaknya tidak akan berhenti hanya pada penindakan malam itu saja. Polisi mengaku masih memburu kendaraan lain dan para pelaku yang berhasil melarikan diri saat patroli berlangsung.

banner 336x280

Dalam laporan yang diterbitkan media lokal, petugas menyebut penertiban dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas akibat balapan liar.

“Penertiban ini akan terus dilakukan,” demikian penegasan aparat kepolisian dalam operasi tersebut.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, aksi balap liar di Palangka Raya diduga tidak berlangsung spontan. Sejumlah komunitas remaja disebut memanfaatkan media sosial dan grup percakapan untuk menentukan lokasi hingga waktu pelaksanaan balapan.

Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, aparat kepolisian berulang kali melakukan razia terhadap kelompok balap liar di kawasan Bundaran Besar, Jalan Yos Sudarso, hingga sekitar Bandara Tjilik Riwut.

Data penindakan sebelumnya bahkan menunjukkan puluhan kendaraan pernah diamankan dalam satu malam operasi. Mayoritas kendaraan menggunakan knalpot brong serta modifikasi yang tidak sesuai standar keselamatan.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa balap liar telah berkembang menjadi aktivitas rutin yang melibatkan jaringan komunitas tertentu.

Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas tersebut karena sering berlangsung hingga dini hari. Selain suara knalpot yang memekakkan telinga, aksi ugal-ugalan di jalan raya juga dinilai membahayakan pengendara lain.

Video dan dokumentasi penertiban yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah pemuda diamankan bersama sepeda motor mereka di pos polisi kawasan Bundaran Besar.

Warga berharap patroli tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi secara rutin dan terjadwal agar memberikan efek jera kepada para pelaku.

Pengamat transportasi lokal menilai penanganan balap liar seharusnya tidak berhenti pada penangkapan pelaku di lapangan. Polisi juga diminta menelusuri bengkel maupun pihak yang menyediakan modifikasi ilegal kendaraan, terutama penggunaan knalpot tidak standar dan perubahan mesin ekstrem.

Selain melanggar aturan lalu lintas, kendaraan hasil modifikasi tersebut dinilai memperbesar risiko kecelakaan fatal, khususnya bagi remaja di bawah umur yang belum memiliki kemampuan berkendara memadai.

Satlantas Polresta Palangka Raya memastikan patroli skala besar akan terus dilakukan pada jam-jam rawan untuk menekan aksi balapan liar yang kembali meningkat menjelang akhir pekan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.