BUNTOK, Barito Selatan – Satu unit rumah warga di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin dini hari, 1 Juni 2026, sekitar pukul 02.40 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan Jalan Negara Palangka Raya–Buntok, tepatnya di Desa Kalahien. Api dengan cepat melahap bangunan rumah hingga menyebabkan kerusakan berat pada seluruh bagian bangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah yang terbakar merupakan milik seorang warga setempat. Saat kejadian berlangsung, kobaran api terlihat cukup besar sehingga menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan bahwa api terlihat sudah membesar saat pertama kali diketahui.
“Saat kami melihat, api sudah cukup besar dan membakar hampir seluruh bagian rumah. Warga langsung berusaha membantu semampunya,” ujarnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat dan pihak terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang mengakibatkan rumah tersebut terbakar.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat bangunan rumah mengalami kerusakan total akibat kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata seorang petugas yang berada di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari saat sebagian besar penghuni rumah sedang beristirahat. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik secara aman dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
Sementara itu, warga sekitar berharap penyebab kebakaran dapat segera diketahui agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Kontibutor : Febby Anggraeni













