PALANGKA RAYA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia, Drs. Yansen A. Binti, M.Ba, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Peringatan HUT yang jatuh pada tanggal 16 April 2026 ini menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah panjang perjuangan serta filosofi yang dijunjung tinggi oleh pasukan elite ini sebagai garda terdepan pertahanan negara.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia, kami mengucapkan selamat hari jadi ke-74 kepada seluruh prajurit Kopassus di manapun berada. Semoga semakin solid, profesional, dan selalu menjadi kebanggaan bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Yansen A. Binti dalam keterangannya, Kamis (16/04/2026).
Filosofi “Garda Senyap” untuk Negeri
Dalam ucapannya, Yansen A. Binti juga menyoroti filosofi mendalam yang melekat pada identitas Kopassus, yaitu sebagai “Garda Senyap”. Sebuah julukan yang bukan sekadar nama, melainkan mencerminkan karakter dan tugas mulia yang diemban.
Filosofi ini menggambarkan bahwa Kopassus hadir sebagai benteng pertahanan yang bekerja secara diam-diam namun memiliki dampak yang sangat besar bagi keamanan negara.
“Kami sangat mengagumi semangat dan dedikasi Kopassus. Filosofi ‘Garda Senyap’ yang melekat pada institusi ini mengandung makna yang sangat dalam, yaitu menjadi penjaga yang bekerja tanpa banyak bicara, namun hadir dengan kekuatan dahsyat untuk melindungi rakyat dan negara dari segala ancaman,” jelasnya.
Lebih jauh, Yansen menegaskan bahwa keberadaan Kopassus telah terbukti sepanjang sejarah sebagai pasukan yang tangguh, berani, dan memiliki disiplin tinggi sesuai dengan semboyan abadi mereka: Rastra Sewakottama yang berarti Pengabdi Negara Yang Utama.
Simbol Keberanian dan Ketangguhan
Yansen A. Binti menilai bahwa perjalanan panjang Kopassus selama 74 tahun merupakan bukti nyata transformasi dan pengabdian tanpa henti. Dari masa ke masa, pasukan berbaret merah ini selalu berada di garda terdepan dalam menunaikan tugas suci menjaga keutuhan NKRI.
“Kopassus bukan hanya sekadar satuan tempur, melainkan simbol keberanian, ketangguhan, dan profesionalisme. Keberhasilan yang dicapai hingga hari ini adalah buah dari kerja keras, latihan yang keras, dan pengorbanan yang luar biasa,” tambahnya.
Ia juga berharap agar semangat juang Kopassus dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, termasuk seluruh kader Gerdayak, untuk selalu mencintai tanah air dan siap membela negara kapan saja dibutuhkan.
“Selamat HUT ke-74 Kopassus. Teruslah menjadi pelindung dan kebanggaan bangsa. Garda Senyap untuk Negeri!” pungkas Yansen A. Binti. (Red)







