Gubernur Kalteng Turun Langsung ke SPBU, Pastikan Pasokan BBM Aman di Tengah Antrean Panjang

oleh -48 Dilihat
oleh

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung memantau antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya, Kamis malam (7/5/2026), menyusul keresahan masyarakat akibat antrean BBM yang terus mengular dalam beberapa hari terakhir.

Didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan jajaran pemerintah daerah, Agustiar mendatangi SPBU Jalan Soekarno yang menjadi salah satu titik antrean terparah di ibu kota provinsi. Kehadiran gubernur di lapangan menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai bergerak cepat merespons situasi yang memicu kepanikan warga.

banner 336x280

Agustiar memastikan stok bahan bakar minyak di Kalimantan Tengah masih dalam kondisi aman. Pemerintah provinsi, kata dia, telah berkoordinasi langsung dengan Pertamina untuk menjaga distribusi tetap berjalan normal.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan dipastikan tidak ada masalah. Kebetulan kuota BBM kita juga sudah ditambah,” kata Agustiar Sabran di lokasi pemantauan.

Meski demikian, antrean panjang di sejumlah SPBU menunjukkan tingginya kepanikan masyarakat terhadap isu kelangkaan BBM. Kondisi itu diperparah dengan meningkatnya pembelian secara bersamaan dan berkurangnya penjualan BBM eceran di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.

Pemerintah daerah bersama Pertamina dan aparat gabungan kini melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi BBM. Salah satu langkah yang diambil ialah meminta SPBU memperpanjang jam operasional hingga tengah malam guna mengurai antrean kendaraan.

Namun di lapangan, pengawasan mulai menemukan persoalan baru. Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya mendapati salah satu SPBU di kawasan Jalan Mahir Mahar tutup lebih awal meski telah ada instruksi agar SPBU tetap beroperasi hingga pukul 00.00 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Hadi Suwandoyo menegaskan pengawasan terhadap SPBU akan diperketat bersama Satpol PP dan Pertamina.

“Kalau masih ditemukan pelanggaran, kita tunggu bagaimana ketegasan dari Pertamina terhadap SPBU yang melanggar instruksi,” ujarnya.

Di tengah situasi tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan turut mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi untuk melakukan penimbunan maupun pelangsiran BBM.

“Saya tegaskan, dalam situasi normal sekalipun apabila ada penimbunan BBM maka akan kami tindak tegas dan diproses hukum,” kata Iwan Kurniawan.

Pertamina sendiri memastikan distribusi BBM ke seluruh SPBU di Palangka Raya masih berjalan setiap hari dan stok dinyatakan cukup. Perusahaan energi pelat merah itu menilai antrean panjang lebih disebabkan panic buying akibat kekhawatiran masyarakat terhadap isu kelangkaan.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.