Misteri Pria Tergeletak di Dekat Perkantoran Pemko Palangka Raya Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

oleh

PALANGKA RAYA – Penemuan seorang pria yang tergeletak tak sadarkan diri di kawasan Jalan G. Obos X, tepat di depan akses masuk Perkantoran Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, Jumat (29/5/2026), sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB dalam kondisi tidak bergerak di pinggir jalan. Lokasi penemuan yang berada di kawasan perkantoran membuat peristiwa tersebut dengan cepat menarik perhatian masyarakat hingga menyebabkan kerumunan warga di sekitar tempat kejadian.

banner 336x280

Dari sejumlah keterangan yang dihimpun, korban saat ditemukan tidak membawa identitas. Kondisi tersebut sempat menyulitkan proses identifikasi oleh petugas dan relawan yang berada di lokasi.

“Korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Kepala Operasional Emergency Response Palangka Raya (ERP), Yustinus Exaudi.

Tim medis bersama relawan kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Investigasi awal menunjukkan korban ditemukan tanpa dokumen identitas maupun barang yang dapat mengungkap jati dirinya. Karena itu, pihak ERP dan sejumlah relawan menyebarkan informasi melalui media sosial guna membantu menemukan keluarga korban.

“Kami meminta bantuan masyarakat apabila ada yang mengenali korban atau mengetahui pihak keluarganya agar segera menghubungi atau datang ke RSUD dr. Doris Sylvanus,” kata Yustinus.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah beberapa jam kemudian pihak keluarga berhasil ditemukan dan mendatangi rumah sakit untuk memastikan identitas korban.

Informasi yang berkembang di masyarakat sempat memunculkan berbagai spekulasi terkait penyebab korban tergeletak di lokasi. Namun, hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian tidak menemukan indikasi adanya tindak kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan pihak kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban juga disebut memiliki riwayat penyakit yang masih menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan.

Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Salah seorang saksi yang melintas mengaku awalnya mengira telah terjadi kecelakaan lalu lintas karena banyaknya warga yang berkumpul di sekitar lokasi.

“Saya kira ada kecelakaan lalu lintas karena jalur ini memang cukup rawan. Setelah mendekat ternyata ada seorang pria tergeletak tidak bergerak,” ujar seorang mahasiswa yang berada di lokasi.

Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar kawasan perkantoran sempat melambat sebelum akhirnya petugas melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab meninggalnya korban.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.