Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih melalui pelatihan terarah, guna mendorong pengelolaan koperasi yang profesional dan berdaya saing.
Pelatihan yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi pengurus, mulai dari administrasi hingga pengembangan usaha koperasi.

Pelaksana Tugas Kepala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal, menegaskan penguatan SDM menjadi faktor kunci keberhasilan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Pelatihan ini langkah strategis agar pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional dan kompetitif,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi di tingkat kelurahan memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Namun, potensi tersebut hanya bisa optimal jika didukung oleh kualitas pengelola yang memadai.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi teknis, antara lain penyusunan laporan keuangan, administrasi koperasi, perencanaan usaha, manajemen pemasaran, hingga pengelolaan unit simpan pinjam.
Selain itu, Pemkot juga mendorong digitalisasi koperasi melalui penerapan sistem pelaporan berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan kepada anggota.
“Pengurus harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menjunjung tinggi etika dan kejujuran dalam mengelola dana anggota,” kata Samsul.
Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan, termasuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkot Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan, sehingga koperasi di daerah tersebut dapat berkembang menjadi koperasi modern, mandiri, dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.






