KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas kinerja pengendalian inflasi daerah yang dinilai konsisten dan efektif menjaga stabilitas harga di tengah tekanan ekonomi nasional.
Capaian tersebut tidak hanya berbuah penghargaan, tetapi juga membawa insentif senilai Rp2 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan pengendalian inflasi di daerah.
Bupati Gunung Mas Jaya S Monong menegaskan keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah daerah, hingga berbagai unsur terkait yang terus bergerak menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan masyarakat.
“Atas capaian tersebut, Pemkab Gumas memperoleh insentif senilai Rp2 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pengendalian inflasi,” ujarnya.
Pemkab Gunung Mas dinilai aktif menjalankan enam langkah konkret pengendalian inflasi yang menjadi arahan Kemendagri. Langkah tersebut meliputi inspeksi pasar, pemantauan harga kebutuhan pokok, pelaksanaan pasar murah, gerakan pangan murah, hingga pelaporan rutin perkembangan harga kepada pemerintah pusat.
Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kelancaran distribusi logistik dan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pembagian bibit tanaman.
Di tengah gejolak harga dan tekanan distribusi BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, keberhasilan Gunung Mas mengendalikan inflasi dinilai menjadi indikator penting bahwa stabilitas daerah masih dapat dijaga melalui koordinasi lintas sektor yang kuat.
Pemkab Gunung Mas menegaskan pengendalian inflasi tidak hanya sebatas menjaga angka statistik, tetapi juga menyangkut perlindungan daya beli masyarakat agar tekanan ekonomi tidak semakin membebani warga.
Ke depan, pemerintah daerah memastikan program pengendalian inflasi akan terus diperkuat melalui pemantauan harga secara berkala, penguatan sektor pangan lokal, serta pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok agar gejolak harga dapat ditekan sejak dini
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










