MUARA TEWEH – Kekecewaan masyarakat terhadap kondisi Jalan Trans Kalimantan yang rusak akhirnya memunculkan aksi nyata. Warga bersama para sopir angkutan di Desa Hajak, Kabupaten Barito Utara, turun langsung melakukan gotong royong menambal sejumlah lubang besar di ruas jalan nasional Kilometer 20 yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.
Informasi mengenai aksi tersebut beredar luas melalui akun Instagram @info_kalteng dan mendapat perhatian masyarakat. Dalam unggahan tersebut terlihat warga dan para pengemudi bahu-membahu memperbaiki bagian jalan yang mengalami kerusakan cukup parah demi mengurangi risiko kecelakaan.
Aksi yang dikenal dengan sebutan “Rakyat Bantu Rakyat” itu menjadi bentuk kepedulian masyarakat sekaligus sindiran terhadap lambannya penanganan kerusakan jalan yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan permanen.
“Kami terpaksa turun tangan karena kondisi jalan semakin membahayakan pengendara yang melintas setiap hari,” ungkap salah satu warga dalam informasi yang beredar di media sosial.
Jalur Trans Kalimantan merupakan akses utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan. Selain digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, jalan tersebut juga menjadi jalur penting bagi distribusi barang dan kebutuhan pokok. Kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama dinilai dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat menilai kondisi lubang yang semakin besar sangat membahayakan, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun. Tidak sedikit kendaraan yang harus mengurangi kecepatan secara drastis untuk menghindari kerusakan maupun kecelakaan.
“Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga perbaikannya tidak bisa terus ditunda,” demikian harapan warga yang disampaikan melalui berbagai komentar dan tanggapan publik.
Sebagai informasi, pemeliharaan dan perbaikan jalan nasional merupakan kewenangan Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman dilalui. Mereka juga meminta perhatian serius karena ruas Jalan Trans Kalimantan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik di wilayah Barito Utara dan sekitarnya.
Hingga informasi ini beredar, aksi gotong royong warga Desa Hajak mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung pada kepentingan umum.












