Kapuas – Operasi pencarian terhadap dua pemuda yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Bagugus, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, resmi dilakukan oleh tim gabungan SAR. Kedua korban diduga tersesat saat melakukan aktivitas berburu dan hingga kini masih dalam proses pencarian.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, kedua korban bernama Aditya Pranata (20) dan Arya Sama (20). Keduanya diketahui masuk ke kawasan hutan pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB untuk berburu. Namun hingga malam hari, mereka tidak kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran keluarga.
Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. Akan tetapi, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Menyikapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya segera melakukan koordinasi dan mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan yang diterima dari keluarga korban pada Kamis (4/6/2026) pagi.
“Satu Tim Rescue dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap dua pemuda yang hilang, semoga korban cepat ditemukan,” ujar AA Ketut Alit Supartana.
Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya bersama unsur SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat keberadaan korban. Pencarian dilakukan melalui penyisiran jalur hutan serta pemantauan udara menggunakan drone guna memperluas area pencarian.
Selain medan yang cukup sulit, tim juga menghadapi kendala komunikasi karena lokasi pencarian berada di wilayah blank spot atau tidak memiliki jangkauan sinyal komunikasi yang memadai.
“Tim di lapangan melakukan pemantauan udara dengan menggunakan drone untuk menemukan keberadaan korban. Lokasi di lapangan merupakan blank spot sehingga menyulitkan komunikasi tim,” jelasnya.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, personel Polsek Mantangai, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, kedua pemuda yang hilang saat berburu di hutan Mantangai tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR bersama seluruh unsur gabungan terus berupaya melakukan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.











