Palangka Raya – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersiap merevitalisasi hampir 100 sekolah di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah, khususnya pada jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH).
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan program revitalisasi sekolah merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan di Bumi Tambun Bungai. Saat ini, pemerintah masih melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap sekolah-sekolah yang diusulkan sebagai penerima program tersebut.
“Program ini menjadi salah satu perhatian besar pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah,” kata Reza Prabowo di Palangka Raya.
Menurut Reza, hasil final terkait jumlah sekolah penerima revitalisasi diperkirakan mulai diketahui pada Juli 2026 setelah seluruh tahapan verifikasi dan validasi selesai dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap jumlah sekolah yang mendapatkan bantuan terus bertambah, terutama untuk jenjang SMA, SMK, dan SKH yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami harap jumlah sekolah yang mendapat revitalisasi nantinya terus bertambah, terutama jenjang SMA/SMK/SKH di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Reza menjelaskan, khusus untuk SMK, jumlah sekolah yang direncanakan menerima revitalisasi bahkan mendekati 70 sekolah. Angka tersebut dinilai jauh lebih besar dibandingkan program serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
Penentuan sekolah penerima program revitalisasi dilakukan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan platform pendidikan daerah, Pena Kalteng. Melalui data tersebut, pemerintah dapat memetakan kondisi sekolah berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan prioritas.
“Kita lihat klasifikasi mana sekolah yang rusak ringan, mana yang rusak berat, mana yang menjadi atensi. Itu semua berdasarkan data,” jelas Reza.
Selain ruang belajar, revitalisasi juga mencakup peningkatan fasilitas sanitasi dan kebersihan sekolah. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menaruh perhatian khusus terhadap kondisi toilet sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi siswa.
Program revitalisasi sekolah di Kalteng diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, memperbaiki fasilitas pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan layak. Dengan hampir 100 sekolah yang diproyeksikan menerima bantuan pada 2026, pemerintah optimistis kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah akan semakin meningkat.













