Inflasi Kotim 4,18 Persen, Wabup Sidak Elpiji

oleh
Wabup Kotim Irawati cek persediaan elpiji di sampit

Sampit – Tingkat inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai 4,18 persen. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Kotim Irawati langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan elpiji subsidi 3 kilogram dan distributor Minyakita untuk memastikan pasokan tersedia dan harga tetap stabil.

Pemerintah Kabupaten Kotim mengambil langkah cepat untuk mengendalikan inflasi yang dipicu kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Melalui sidak tersebut, pemerintah ingin memastikan distribusi barang bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

banner 336x280

Dalam kegiatan itu, Irawati bersama jajaran terkait mendatangi sejumlah titik distribusi. Mereka memeriksa stok barang, mengecek harga jual, serta memantau mekanisme penyaluran kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga memastikan tidak ada kelangkaan maupun penjualan di atas harga yang telah ditetapkan.

Inflasi Kotim saat ini berada di angka 4,18 persen. Karena itu kami perlu turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali,” ujar Irawati.

Saat mengunjungi pangkalan elpiji, Irawati meminta agen dan pangkalan menyalurkan gas subsidi kepada masyarakat yang berhak. Ia juga mengingatkan seluruh pelaku distribusi agar mematuhi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain memantau elpiji, Irawati juga memeriksa distribusi Minyakita yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat. Ia memastikan distributor memiliki stok yang cukup dan menjual produk sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami ingin memastikan Minyakita dan elpiji subsidi tersedia di masyarakat dengan harga yang sesuai. Jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan warga,” tegasnya.

banner 1200x630

Dari hasil pemantauan, pemerintah menemukan stok elpiji dan Minyakita masih tersedia di sejumlah lokasi yang dikunjungi. Meski demikian, Pemkab Kotim akan terus mengawasi distribusi kedua komoditas tersebut untuk mencegah gangguan pasokan dan lonjakan harga.

Pemkab Kotim juga terus berkoordinasi dengan distributor, agen, dan instansi terkait untuk menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap dapat menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Melalui sidak ini, Pemkab Kotim menegaskan komitmennya untuk mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok. Pemerintah juga akan terus turun ke lapangan guna memastikan masyarakat memperoleh elpiji subsidi dan Minyakita dengan harga yang terjangkau.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *