Jakarta – Persaingan ponsel kelas menengah murah semakin ketat pada 2026. Kehadiran Infinix Hot 70 membuat konsumen memiliki alternatif baru untuk menantang dominasi Samsung Galaxy A17 4G di segmen harga Rp3 jutaan. Kedua perangkat ini menawarkan spesifikasi menarik dengan keunggulan masing-masing, sehingga membuat calon pembeli harus lebih cermat sebelum menentukan pilihan.
Samsung Galaxy A17 4G mengandalkan layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 90Hz. Ponsel ini juga dibekali kamera utama 50 MP yang sudah mendukung Optical Image Stabilization (OIS), fitur yang jarang ditemukan di kelas harga serupa. Selain itu, perangkat tersebut menggunakan chipset MediaTek Helio G99 dan baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 25W.
Sementara itu, Infinix Hot 70 hadir dengan layar IPS LCD 6,78 inci ber-refresh rate 120Hz. Ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate, baterai berkapasitas 6.000 mAh, serta dukungan fast charging 45W. Kombinasi tersebut membuat Hot 70 menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan performa harian.
Dari sisi performa, sejumlah pengamat teknologi menilai Infinix Hot 70 memiliki nilai lebih untuk kebutuhan gaming ringan hingga menengah.
“Berbekal Helio G100 dengan media penyimpanan yang masih oke buat gaming. Untuk kebutuhan multitasking, scrolling, ataupun bermain game ringan hingga menengah, masih cukup aman banget,” ungkap kanal teknologi Forum Gadget.
Namun Samsung Galaxy A17 4G mendapat banyak pujian pada sektor layar dan kualitas tampilan. Blog teknologi OI Spice menyebut perangkat tersebut memiliki kualitas visual yang lebih unggul dibanding kompetitornya.
“Galaxy A17 4G memiliki layar Super AMOLED 6,7 inci yang besar dengan resolusi Full HD+ dan visibilitas luar ruangan yang sangat baik,” tulis OI Spice dalam ulasannya.
Jika fokus utama pengguna adalah kualitas layar, kamera yang lebih stabil, serta pengalaman visual premium, Samsung Galaxy A17 4G menjadi pilihan menarik. Sebaliknya, Infinix Hot 70 lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan baterai besar, pengisian daya lebih cepat, dan performa yang kompetitif untuk aktivitas harian maupun hiburan.
Dengan rentang harga yang hampir sama, pilihan terbaik akhirnya kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna. Samsung unggul pada kualitas layar dan kamera, sedangkan Infinix menawarkan daya tahan baterai dan performa yang lebih agresif di kelasnya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









