Mahasiswa Demo di Patung Kuda, Tiga Isu Nasional Jadi Sorotan

oleh
Ratusan mahasiswa demo di Patung Kuda Jakarta, Koordinator Annur soroti tiga isu penting dan desak pemerintah respons aspirasi rakyat.

JAKARTA – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026). Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu diwarnai orasi, pembentangan spanduk, serta penyampaian tiga isu utama yang dinilai mendesak untuk segera mendapat perhatian pemerintah.

Sejak sekitar pukul 14.45 WIB, massa mulai berdatangan secara berkelompok menggunakan sepeda motor dengan dikawal mobil komando. Aparat kepolisian mengarahkan peserta aksi untuk tetap berada di Jalan Medan Merdeka Selatan dan menutup sementara sebagian ruas jalan guna menjaga keamanan serta kelancaran demonstrasi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti tiga persoalan yang dianggap krusial bagi masyarakat. Isu yang diangkat meliputi evaluasi kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat, pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat di berbagai sektor.

Koordinator aksi, Annur, menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa. Ia menyebut mahasiswa tidak ingin hanya menjadi penonton di tengah berbagai persoalan yang terjadi.

Kami turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan masyarakat. Mahasiswa harus hadir sebagai pengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” ujar Annur dalam orasinya.

Para peserta aksi secara bergantian menyampaikan tuntutan dari atas mobil komando. Mereka juga mendesak pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi publik dapat terserap dengan baik.

Selain itu, mahasiswa menilai komunikasi antara pemerintah dan masyarakat perlu diperkuat agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat di sekitar kawasan Patung Kuda. Barier beton dipasang untuk membatasi area demonstrasi sekaligus mengantisipasi pergerakan massa ke jalur utama lalu lintas.

Petugas juga menutup sementara Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Bundaran Patung Kuda menuju Stasiun Gambir. Arus kendaraan dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif guna mengurangi kepadatan di pusat ibu kota.

Pihak kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif selama pengamanan berlangsung. Massa mahasiswa diarahkan untuk tetap menyampaikan aspirasi di lokasi yang telah ditentukan sehingga aksi berjalan tertib.

Salah seorang peserta aksi menegaskan bahwa demonstrasi dilakukan secara damai tanpa niat menciptakan kericuhan.

Aksi ini kami lakukan secara tertib dan damai. Tujuan kami hanya menyampaikan aspirasi, bukan membuat kekacauan,” kata salah satu peserta.

Hingga sore hari, aksi demonstrasi berlangsung kondusif tanpa adanya bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan. Massa terus menyampaikan tuntutan melalui orasi, sementara petugas berjaga di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap aman.

Aksi demo mahasiswa di Patung Kuda ini kembali menunjukkan pentingnya ruang kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi. Melalui tiga isu yang mereka angkat, mahasiswa berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.