Taman Sanggumang Bagaimana Nasibmu Kini? Terbengkalai, Kumuh, dan Mati Suri

oleh

PALANGKA RAYA – Siapa yang tak mengenal Taman Kuliner Sanggumang. Terletak strategis di jalan poros utama Kota Palangka Raya, tepatnya di Jalan Yos Sodarso, Provinsi Kalimantan Tengah, lokasi ini seharusnya menjadi wajah dan kebanggaan ibu kota provinsi.

Namun, realita yang terlihat saat ini sungguh memilukan. Area yang diharapkan menjadi pusat wisata kuliner terbesar di Kalteng dan ikon rekreasi masyarakat kini justru terlihat terbengkalai, kumuh, dan nyaris mati suri.

Naufal Nabila Motor1

Fasilitas Buruk, Bangunan Kosong

Penampakan visual di lokasi menunjukkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Rumput liar tumbuh tak terawat, sampah berserakan di beberapa sudut, serta bangunan-bangunan kios kuliner yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi kini banyak yang tertutup rapat dan tidak beroperasi.

Tidak hanya itu, keluhan juga datang dari pengunjung terkait buruknya fasilitas umum, khususnya fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang kondisinya sangat tidak layak dan tidak terawat. Hal ini tentu sangat kontras dengan ekspektasi awal saat kawasan ini dibangun sebagai destinasi wisata berkelas.

banner 336x280

Potensi Besar yang Terbuang

Padahal, potensi yang dimiliki lokasi ini sangatlah besar. Luasnya lahan dan desain tempat yang terbuka menjadikan Taman Sanggumang sangat ideal jika dikelola dengan baik.

banner 336x280

Menurut pengamatan dan aspirasi masyarakat, tempat ini sebenarnya sangat cocok dijadikan pusat kegiatan anak muda, ruang kreativitas, hingga tempat pagelaran seni dan budaya. Baik itu untuk menampilkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah, tarian khas Dayak, musik, maupun festival-festival besar lainnya.

“Sebenarnya tempat ini sangat strategis dan luas. Bisa banget dijadikan tempat event anak muda, pagelaran budaya, atau konser musik. Kalau hidup lagi, pasti bisa mendatangkan banyak orang, menarik wisatawan, dan otomatis bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat Palangka Raya,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya ini, dikutip Rabu (16/04/2026).

Harapan untuk Pemkot: Bangkitkan Kembali Ikon Kota

Masyarakat berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya dapat segera menengok kondisi ini dan memiliki perhatian khusus. Lokasi yang berada di jantung kota dan menjadi pintu gerbang provinsi tidak boleh dibiarkan terlihat kumuh dan terbengkalai.

Diharapkan adanya langkah nyata, baik dari sisi perawatan fasilitas, kebersihan, hingga manajemen pengelolaan agar Taman Kuliner Sanggumang bisa “hidup” kembali.

“Kami berharap Pemkot bisa melihat keadaan ini. Mari kita benahi kembali agar Sanggumang kembali berjaya sebagai taman kuliner terbesar dan ikon wisata terbaik di Kalimantan Tengah,” harapnya.

Taman Sanggumang memiliki nilai sejarah dan geografis yang sangat penting. Membiarkannya terbengkalai sama saja membiarkan aset berharga kota sia-sia. Sudah saatnya kawasan ini kembali dipercantik, dihidupkan, dan dioptimalkan fungsinya demi kenyamanan bersama dan kemajuan ekonomi daerah.

 

(Redaksi)

banner 336x280