Kejar Swasembada Telur, DPRD Palangka Raya Tekan Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

oleh
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Yudi Karlianto Manan

PALANGKA RAYA — DPRD Kota Palangka Raya mendorong penguatan sektor peternakan ayam petelur sebagai langkah konkret mencapai kemandirian pasokan telur dan menekan ketergantungan dari luar daerah.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Yudi Karlianto Manan, menilai kapasitas produksi peternak lokal saat ini belum mampu mengimbangi tingginya kebutuhan masyarakat, sehingga pasokan masih bergantung dari luar daerah.

“Kalau produksi lokal kuat, ketergantungan dari luar daerah bisa ditekan,” ujar Yudi.

Ia menegaskan, penguatan peternak lokal harus menjadi prioritas kebijakan, mulai dari akses permodalan, ketersediaan pakan, hingga pendampingan teknis yang berkelanjutan.

Naufal Nabila Motor1

Menurutnya, tanpa intervensi yang terarah, upaya meningkatkan produksi akan berjalan lambat dan berisiko tidak mampu mengejar pertumbuhan permintaan pasar.

“Peternak lokal harus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan telur di daerah sendiri,” tegasnya.

banner 336x280

Selain menjaga stabilitas pasokan, peningkatan produksi dalam daerah juga dinilai berdampak langsung terhadap pengendalian harga di tingkat konsumen serta efisiensi distribusi.

DPRD menilai Palangka Raya memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada telur, namun membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan peternak agar target tersebut dapat terealisasi.

banner 336x280

Tanpa langkah konkret dan kolaboratif, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dinilai akan terus berulang dan berpotensi memicu fluktuasi harga di pasar.

banner 336x280