Bank Kalteng Bagikan Dividen Rp184,2 Miliar untuk Pemda

oleh
Bank Kalteng kembali menegaskan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, bank milik pemerintah daerah itu menyepakati pembagian dividen sebesar Rp184,2 miliar kepada seluruh pemegang saham atau pemerintah daerah di Kalimantan Tengah.

RUPST yang digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (22/5), menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan keberhasilan Bank Kalteng menjaga pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri perbankan nasional.

Direktur Utama Maslipansyah menegaskan capaian tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah selaku pemegang saham dan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalteng.

banner 336x280

“RUPST Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi Bank Kalteng untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada para pemegang saham,” ujar Maslipansyah.

Ia menambahkan, pembagian dividen tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi Bank Kalteng terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini merupakan salah satu bentuk konkret Bank Kalteng dalam berkontribusi mendorong Pendapatan Asli Daerah yang dapat dipergunakan bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kalteng,” katanya.

Keputusan pembagian dividen sebesar 50 persen dari laba bersih itu diambil setelah Bank Kalteng membukukan laba bersih Rp368 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut naik 14,76 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp321 miliar.

Tak hanya laba, pertumbuhan aset Bank Kalteng juga melonjak signifikan. Total aset tercatat meningkat dari Rp16,8 triliun pada 2024 menjadi Rp20,4 triliun pada 2025 atau tumbuh sekitar 21,46 persen. Kenaikan itu didorong penguatan dana pihak ketiga (DPK) dari Rp10,7 triliun menjadi Rp13,8 triliun serta peningkatan penyaluran kredit menjadi Rp11,7 triliun.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran selaku pemegang saham pengendali turut mengapresiasi soliditas seluruh kepala daerah yang hadir dalam RUPST tersebut. Kehadiran para bupati dan wali kota dinilai mencerminkan komitmen bersama memperkuat Bank Kalteng sebagai bank pembangunan daerah.

Di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat, Bank Kalteng juga menegaskan fokus pada penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kualitas pelayanan nasabah, hingga perluasan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan masyarakat di Kalimantan Tengah.

“Ke depan, Bank Kalteng akan terus memperkuat layanan, meningkatkan kualitas intermediasi, memperluas digitalisasi, serta menjaga agar pertumbuhan perusahaan tetap sehat dan berdampak bagi daerah,” tutur Maslipansyah

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.