LAMANDAU – Kasus pencurian kotak amal di sejumlah musala dan tempat ibadah di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dilaporkan semakin meresahkan masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, aksi pencurian tersebut disebut terjadi di sejumlah lokasi, sehingga memunculkan kekhawatiran warga dan pengurus tempat ibadah terhadap keamanan fasilitas keagamaan serta dana sumbangan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga menyasar kotak amal yang berada di musala maupun masjid dengan memanfaatkan kondisi sepi. Aksi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memicu keresahan karena dana yang dicuri berasal dari sumbangan jamaah untuk kepentingan kegiatan keagamaan dan sosial.
Salah satu kasus terbaru yang menjadi perhatian warga terjadi di wilayah Kecamatan Bulik. Aksi pencurian kotak amal yang terekam kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan pelaku diduga mengambil uang yang tersimpan di dalam kotak amal tempat ibadah. Rekaman tersebut kemudian beredar dan menjadi perbincangan masyarakat setempat.
“Kami sangat menyayangkan aksi seperti ini karena yang diambil adalah dana amal masyarakat yang seharusnya digunakan untuk kepentingan ibadah dan kegiatan sosial,” ujar salah seorang warga Lamandau.
Meningkatnya kasus pencurian kotak amal membuat sejumlah pengurus musala mulai memperketat pengamanan. Beberapa di antaranya memasang kamera pengawas tambahan, memperkuat sistem penguncian kotak amal, serta meningkatkan pengawasan terutama pada malam hari.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” kata seorang pengurus musala.
Masyarakat juga meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli dan penyelidikan terhadap kasus-kasus pencurian yang menyasar tempat ibadah. Menurut warga, tindakan tegas diperlukan agar memberikan efek jera kepada pelaku dan menjaga rasa aman di lingkungan masyarakat.
Pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap jaringan maupun pelaku yang terlibat dalam aksi pencurian kotak amal tersebut. Selain itu, warga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar musala maupun masjid guna mencegah terjadinya tindak kriminal serupa.
Merebaknya kasus pencurian kotak amal ini menjadi pengingat pentingnya pengamanan fasilitas tempat ibadah. Dengan kerja sama antara masyarakat, pengurus musala, dan aparat penegak hukum, diharapkan kasus serupa dapat diminimalkan dan keamanan lingkungan tetap terjaga.











