JAKARTA โ Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta, Selasa (2/6). Dalam kunjungan tersebut, Presiden tidak hanya memantau distribusi makanan, tetapi juga ikut makan bersama para siswa untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan dengan baik.
Kedatangan Presiden disambut antusias oleh para pelajar yang memenuhi lingkungan sekolah. Sorak-sorai dan sapaan hangat terdengar saat Kepala Negara memasuki area sekolah dan berkeliling ke sejumlah ruang kelas. Di hadapan para siswa, Prabowo menyaksikan secara langsung proses pelaksanaan MBG yang hari itu menyajikan menu bergizi berupa nasi, telur, tempe, dan sayuran.
Dalam salah satu ruang kelas, Prabowo duduk bersama para siswa dan ikut menyantap makanan yang telah disediakan. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan para penerima manfaat program MBG.
Presiden juga berdialog dengan para siswa mengenai kualitas makanan yang mereka terima. Saat menanyakan pendapat para pelajar, Prabowo berkata, “Makanannya enak gak?” yang langsung dijawab serempak oleh siswa dengan jawaban, “Enak!”
Selain memantau pelaksanaan MBG, Presiden turut memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Dalam suasana yang akrab, ia bertanya mengenai impian para pelajar, mulai dari menjadi dokter, guru, insinyur hingga pemain sepak bola.
Kepada para siswa, Presiden juga menyampaikan pesan singkat namun bermakna, “Belajar ya,” sebagai dorongan agar generasi muda terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya. Bahkan, ia sempat menyemangati siswa dengan pesan, “Bawa Indonesia ke Piala Dunia.”
Kunjungan ke SMPN 111 Jakarta merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga makanan diterima oleh siswa. Sebelum mengunjungi sekolah, Presiden juga meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah yang menjadi pusat pengolahan makanan program MBG.
Program MBG diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi pelajar sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.











