PALANGKA RAYA – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan anggaran sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Kegiatan yang diikuti perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan ASB dalam penyusunan anggaran. Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap proses penganggaran dapat dilakukan secara lebih terukur, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala BKAD Kota Palangka Raya menegaskan bahwa Analisis Standar Belanja merupakan instrumen penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah memiliki dasar perhitungan anggaran yang rasional.
“ASB menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, penerapan ASB tidak hanya membantu pemerintah dalam menyusun anggaran yang lebih tepat sasaran, tetapi juga menjadi alat pengendalian agar penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan secara optimal.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar ASB, mekanisme penerapan, hingga manfaatnya dalam mendukung penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Materi juga mencakup tata cara penyusunan kegiatan berdasarkan standar kebutuhan belanja sehingga tercipta keseragaman dalam perencanaan anggaran antarperangkat daerah.
BKAD menilai pemahaman yang baik terhadap ASB akan membantu organisasi perangkat daerah menyusun program yang lebih efektif serta menghindari pemborosan anggaran. Selain itu, penerapan standar yang jelas diharapkan dapat meningkatkan kualitas belanja pemerintah daerah.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami dan mengimplementasikan ASB secara optimal dalam proses penyusunan anggaran,” kata narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pemkot Palangka Raya terus berupaya memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui berbagai langkah strategis, termasuk peningkatan kapasitas aparatur di bidang perencanaan dan penganggaran. Dengan penerapan Analisis Standar Belanja yang konsisten, pemerintah optimistis dapat mewujudkan pengelolaan APBD yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.











