Palangka Raya– Fenomena dentuman misterius yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau akhirnya mendapat penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Suara dentuman yang terdengar pada Selasa (2/6/2026) itu dipastikan bukan berasal dari aktivitas gempa bumi maupun pergerakan lempeng tektonik.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palangka Raya menjelaskan, berdasarkan hasil analisis data seismik yang dimiliki BMKG, tidak ditemukan adanya aktivitas kegempaan yang berkaitan dengan suara dentuman yang dilaporkan masyarakat.
“Berdasarkan data yang kami miliki, tidak terdapat rekaman gempa bumi atau aktivitas tektonik yang dapat dikaitkan dengan suara dentuman tersebut,” ujar perwakilan BMKG.
Penjelasan tersebut disampaikan setelah banyak warga di Kapuas dan Pulang Pisau melaporkan mendengar suara keras yang menimbulkan getaran ringan. Kejadian itu memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari dugaan gempa bumi hingga aktivitas alam lainnya.
BMKG menyebutkan bahwa salah satu kemungkinan penyebab dentuman misterius tersebut adalah fenomena atmosfer. Suara dentuman dapat muncul akibat proses alami di lapisan udara yang menghasilkan gelombang suara hingga terdengar di permukaan.
Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat bukti yang cukup untuk memastikan sumber pasti suara tersebut. Oleh karena itu, kajian lebih lanjut masih diperlukan guna memperoleh kesimpulan yang lebih akurat.
“Fenomena seperti ini dapat dipengaruhi berbagai faktor atmosfer. Namun, untuk memastikan sumbernya diperlukan analisis lanjutan dan data pendukung lainnya,” jelas BMKG.
Pihak BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait apabila muncul fenomena serupa di kemudian hari.
Dentuman misterius di Kapuas dan Pulang Pisau menjadi perhatian publik karena terjadi secara tiba-tiba dan terdengar di sejumlah wilayah. Meski menimbulkan rasa penasaran, BMKG memastikan tidak ada indikasi ancaman bencana geofisika yang menyertai kejadian tersebut.
Dengan adanya penjelasan resmi dari BMKG, masyarakat diharapkan tidak lagi khawatir berlebihan. Hingga kini, penyebab dentuman misterius di Kapuas dan Pulang Pisau masih terus dikaji, namun dipastikan tidak berkaitan dengan aktivitas gempa bumi yang tercatat oleh BMKG.











