Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Kota Kuala Kurun, Jumat (5/6), dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas. Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.
“GPM ini juga bertujuan untuk menstabilkan pasokan serta harga sejumlah komoditas,” ujar Jaya Samaya Monong saat membuka kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan itu, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras premium, beras SPHP, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras hingga minyak goreng. Seluruh komoditas dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasaran sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras premium merek Lahap sebanyak 3.500 kilogram dengan harga Rp70 ribu per sak lima kilogram, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, bawang merah Rp22 ribu per setengah kilogram, bawang putih Rp12 ribu per setengah kilogram, serta telur ayam ras Rp55 ribu per tabak. Selain itu, tersedia pula minyak goreng dengan harga Rp15 ribu per liter dan beras premium maupun medium lainnya dengan harga yang telah disubsidi pemerintah.
Menurut Jaya, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah bukan hanya untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah.
“Kami berharap GPM ini memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi kado istimewa bagi masyarakat jelang Hari Jadi ke-24 Gumas,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPKP Gunung Mas, Eigh Manto, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai pihak, termasuk Bulog dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
“Harga komoditas yang ditawarkan dalam GPM lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran,” ungkap Eigh Manto.
Antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya komoditas yang tersedia terjual habis hanya dalam beberapa jam. Pemerintah daerah berencana kembali menggelar Gerakan Pangan Murah pada pertengahan Juni mendatang guna memperluas manfaat program tersebut bagi masyarakat.
Melalui Gerakan Pangan Murah Gunung Mas, pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas.







