Brak! Pikap Hancur, Muatan Berserakan di Jalur Sampit-Pangkalan Bun

oleh
Laka Lantas Jalan Poros Sampit menuju Pangkalan Bun, tepatnya di Kilometer 25, Kabupaten Kotawaringin Timur

Kotawaringin Timur– Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pikap dan truk besar terjadi di Jalan Poros Sampit menuju Pangkalan Bun, tepatnya di Kilometer 25, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah dan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung antarkabupaten yang padat kendaraan angkutan.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, truk yang terlibat dalam kecelakaan terlihat keluar dari badan jalan dan terguling di area bahu jalan. Sementara itu, mobil pikap berwarna hitam dengan nomor polisi KH 8820 FM mengalami kerusakan berat di bagian depan akibat benturan keras.

banner 336x280

Dampak tabrakan tersebut juga membuat muatan pikap berupa tomat dan keranjang kayu tumpah ke jalan. Buah tomat yang berserakan di sepanjang lokasi kejadian menyebabkan pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi mengatakan suara benturan terdengar cukup keras hingga menarik perhatian warga sekitar.

“Kami mendengar suara benturan keras dari arah jalan. Saat mendekat, pikap sudah rusak parah dan muatan tomat berserakan di jalan,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Hingga beberapa waktu setelah kecelakaan terjadi, petugas bersama warga masih melakukan upaya pembersihan jalan agar arus lalu lintas kembali normal. Sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan saat melewati lokasi karena banyaknya puing kendaraan yang masih berada di badan jalan.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan di jalur Sampit-Pangkalan Bun tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi mengenai bagaimana tabrakan antara kedua kendaraan itu terjadi.

banner 1200x630

Petugas yang menangani kejadian memastikan seluruh korban yang terlibat telah dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Para korban sudah berhasil dievakuasi dan saat ini mendapatkan penanganan. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Jalur Sampit-Pangkalan Bun dikenal sebagai salah satu ruas utama yang setiap hari dilintasi kendaraan angkutan barang dan truk bermuatan besar. Karena itu, aparat mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi batas kecepatan guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

 

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *