
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak secara nasional. Selain pelayanan kesehatan, acara juga dirangkai dengan peluncuran Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Edy Pratowo menilai program bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Kalteng menunjukkan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan warga.

“Kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalimantan Tengah ini sangat lengkap. Ini merupakan salah satu upaya bersama antara pemerintah dan instansi vertikal dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat,” ujar Edy Pratowo.
Menurutnya, layanan yang diberikan sangat komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan, skrining stunting, pemberian obat-obatan dan suplemen gizi, donor darah, khitanan massal, operasi katarak hingga operasi bibir sumbing. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menjelaskan, program Bakti Kesehatan telah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan dilaksanakan secara serentak di tingkat Polda, Polres hingga Polsek di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menyebutkan, hingga puncak kegiatan berlangsung, program tersebut telah menjangkau lebih dari 4.100 masyarakat dari berbagai daerah di Kalteng. Warga juga mendapat kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang disiapkan dalam kegiatan tersebut.
“Pada kegiatan hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai program kesehatan yang telah berlangsung sejak awal Juni. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Iwan Kurniawan.
Selain layanan kesehatan gratis, Polda Kalteng juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk kalangan buruh, pengemudi ojek online, dan warga kurang mampu.
Usai mengikuti rangkaian acara, Wakil Gubernur meninjau langsung sejumlah stan pelayanan kesehatan dan berdialog dengan masyarakat untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Pada kesempatan yang sama, ia juga menyerahkan tali asih kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada kelompok rentan.
Edy Pratowo berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polda Kalteng dapat terus diperkuat melalui berbagai program sosial dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Melalui kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, pemerintah dan kepolisian menunjukkan sinergi yang kuat dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus kesejahteraan warga Kalimantan Tengah.

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








