SAMPIT – Dugaan perselingkuhan kembali memicu keributan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang pria menjadi sasaran amuk warga setelah diduga menjalin komunikasi melalui pesan singkat dan menemui seorang perempuan yang telah bersuami. Peristiwa yang terjadi di Sampit itu pun menyita perhatian warga sekitar karena korban mengalami luka akibat dugaan aksi pengeroyokan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula ketika pria tersebut berkomunikasi dengan seorang perempuan melalui aplikasi percakapan. Namun, tanpa disadari, pesan yang dikirimnya diduga justru dibalas oleh suami perempuan tersebut yang kemudian menyusun rencana untuk memancing korban datang ke lokasi tertentu.
Setelah menerima ajakan bertemu, pria tersebut mendatangi lokasi yang telah disepakati. Sesampainya di sana, situasi berubah menjadi tidak terkendali. Korban langsung didatangi beberapa orang dan diduga mengalami pemukulan hingga babak belur.
Peristiwa itu menjadi tontonan warga yang berada di sekitar lokasi. Beberapa orang berusaha melerai, sementara sebagian lainnya hanya menyaksikan keributan yang berlangsung dalam waktu singkat. Hingga kini belum diketahui secara pasti kondisi korban setelah kejadian tersebut.
Salah seorang warga yang mengetahui kronologi awal kejadian, Galih, mengatakan korban diduga tidak mengetahui bahwa orang yang membalas pesan singkat bukanlah perempuan yang dia hubungi.
“Diduga dia tidak tahu kalau yang membalas pesan bukan perempuan itu, melainkan suaminya. Setelah datang, baru ketahuan dan akhirnya terjadi keributan,” ujar Galih.
Menurutnya, kedatangan korban ke lokasi justru menjadi awal petaka yang berujung pada dugaan aksi pengeroyokan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi maupun penjelasan dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









