PALANGKA RAYA – Kecelakaan maut terjadi di persimpangan lampu merah Muhammadiyah, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk.
Korban diketahui bernama Ismail, warga Jalan Pangeran Samudra IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R dengan nomor polisi KH 2398 AT.
Petugas Satlantas Polresta Palangka Raya yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan lalu lintas di kawasan traffic light Muhammadiyah pada pagi hari.

“Kami menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas di kawasan Traffic Light Muhammadiyah sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara,” kata Amat.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban melaju dari arah Bundaran Kecil menuju simpang lampu merah Muhammadiyah. Pada saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Herman, warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melintas dari arah Banjarmasin menuju Kota Palangka Raya.
Dugaan awal menyebutkan korban berusaha berbelok ke arah Jalan Willem A. Samad ketika truk sudah berada dalam jarak yang sangat dekat. Kondisi tersebut membuat pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari benturan.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengendara sepeda motor diduga berbelok ke arah Jalan Willem A Samad ketika kendaraan truk sudah berada pada jarak yang cukup dekat,” ujar Amat.
Benturan keras terjadi antara bagian depan truk dan sepeda motor yang dikendarai korban. Akibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Karena jarak antar kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi truk tidak dapat mengendalikan maupun menghindari tabrakan yang akhirnya tidak bisa dielakkan,” tambahnya.
Petugas bersama tim medis kemudian mengevakuasi korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan.
Hingga saat ini, Satlantas Polresta Palangka Raya masih mendalami seluruh fakta dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kecelakaan di simpang Muhammadiyah Palangka Raya tersebut secara menyeluruh. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di persimpangan dan selalu memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum berbelok.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









