Polisi Mediasi Kecelakaan Dua Motor di Sabaru, Berakhir Damai

oleh
Quick Respon Laporan Warga, Personel Polsek Sabangau Datangi TKP Laka Lantas di Sabaru.

PALANGKA RAYA – Personel Polsek Sabangau Polresta Palangka Raya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Muara Jalan Manduhara–Jalan RTA Milono, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Minggu (7/6/2026).

Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernomor polisi KH 6299 LE dan Honda Scoopy KH 3247 YZ. Setelah menerima informasi dari warga, petugas piket SPKT III Polsek Sabangau langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi para korban.

banner 336x280

Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq mengatakan, respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga.

“Kami menginstruksikan personel untuk segera mendatangi lokasi guna membantu penanganan, mengumpulkan informasi serta memastikan kondisi para pihak yang terlibat dalam kejadian,” kata Ahmad Taufiq mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, Minggu (7/6/2026).

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pendataan terhadap pengendara maupun penumpang yang terlibat dalam kecelakaan. Polisi juga memeriksa kondisi korban untuk memastikan tidak ada luka serius yang memerlukan penanganan medis lanjutan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seorang anak yang dibonceng pengendara Honda Beat mengalami luka pada bagian gigi serta benjolan di kepala bagian belakang. Sementara itu, penumpang Honda Scoopy mengalami luka lecet pada kaki kiri.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Petugas kemudian memberikan pendampingan kepada kedua belah pihak agar situasi tetap kondusif.

banner 1200x630

Selain melakukan penanganan di lapangan, personel Polsek Sabangau juga memfasilitasi komunikasi antara pihak yang terlibat untuk mencari penyelesaian terbaik atas insiden tersebut.

“Personel turut membantu mempertemukan kedua belah pihak agar dapat berkomunikasi dengan baik dan menemukan solusi secara musyawarah,” ujar Ahmad Taufiq.

Setelah dilakukan pembahasan bersama, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan tanpa melanjutkan ke proses hukum.

Kesepakatan damai itu dicapai melalui musyawarah yang berlangsung di lokasi dengan pendampingan petugas kepolisian. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga hubungan baik antarwarga sekaligus memastikan penyelesaian berjalan sesuai kesepakatan bersama.

 

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.