Sampit – Brimob Polda Kalimantan Tengah menegaskan kesiapannya mendukung penuh proses penegakan hukum pascatragedi berdarah saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan sekaligus memastikan proses hukum terhadap para pelaku berjalan tanpa hambatan.
Di tengah suasana duka atas gugurnya sejumlah personel Polri dalam operasi tersebut, jajaran Satuan Brimob Polda Kalteng memastikan seluruh personel siap diterjunkan apabila dibutuhkan untuk memperkuat pengamanan dan mendukung langkah kepolisian di lapangan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Irwan Jaya, lebih dulu menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkoba di wilayah Katingan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya rekan-rekan terbaik kami dalam menjalankan tugas negara. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Irwan Jaya.
Menurutnya, pengorbanan para personel menjadi bukti nyata bahwa tugas kepolisian dalam memberantas narkotika memiliki risiko yang sangat tinggi. Karena itu, seluruh jajaran Brimob diminta tetap menjaga semangat, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas.
Irwan menegaskan, Satuan Brimob Polda Kalteng siap memberikan dukungan penuh apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam proses penegakan hukum lanjutan pascatragedi tersebut.
“Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah siap membackup setiap pelaksanaan penegakan hukum sesuai perintah pimpinan. Kami akan memberikan dukungan maksimal demi menjaga situasi keamanan dan memastikan proses hukum berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah insiden penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, yang berujung bentrokan dan menelan korban jiwa dari jajaran kepolisian. Peristiwa itu juga memicu pengerahan personel tambahan guna mengamankan lokasi, membantu proses penyelidikan, serta mendukung pencarian korban pada saat operasi berlangsung.
Dansat Brimob menegaskan bahwa keberadaan personelnya bukan hanya untuk memperkuat pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat agar aktivitas kembali berjalan normal setelah peristiwa tersebut.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menurut Irwan, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, khususnya setelah kejadian yang menyita perhatian publik tersebut.
Brimob, lanjutnya, akan terus menjalankan tugas sesuai prosedur dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap operasi. Dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba juga akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








