Jalan Trans Kalimantan Dibuka Tutup, Jalur Ambles Kasongan-Sampit Masih Ditangani

oleh
Jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan-Sampit dibuka tutup setelah jalan ambles. Perbaikan darurat terus dilakukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kasongan – Arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan-Sampit mulai kembali dibuka secara terbatas setelah badan jalan ambles akibat ambruknya box culvert di Kilometer 10. Meski kendaraan sudah bisa melintas, petugas masih menerapkan sistem buka-tutup dari dua arah karena proses penanganan darurat terus berlangsung demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan terjadi pada Minggu (5/7), ketika struktur box culvert di ruas Kasongan–Kereng Pangi mengalami ambruk sehingga badan jalan ikut ambles. Kondisi tersebut sempat memutus akses utama yang menghubungkan Kabupaten Katingan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur serta menyebabkan antrean kendaraan mengular dari kedua arah.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah bergerak cepat dengan mengerahkan tim teknis, material timbunan, alat pemadat (vibro), dan motor grader ke lokasi untuk mempercepat penanganan darurat.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Kalimantan Tengah, Erwin, mengatakan fokus utama saat ini adalah memulihkan akses transportasi agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu lebih lama.

Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Material timbunan, vibro, dan grader kami kerahkan agar badan jalan yang ambles segera dapat dilalui kembali. Alhamdulillah sekitar pukul 17.30 WIB akses sudah bisa digunakan secara bergantian,” ujar Erwin.

Menurutnya, pembukaan jalur dilakukan secara terbatas dengan sistem buka-tutup. Langkah tersebut dipilih karena pekerjaan perbaikan masih berlangsung sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas agar kendaraan dapat melintas dengan aman.

Erwin menegaskan bahwa penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat darurat. Setelah kondisi lalu lintas kembali stabil, pekerjaan lanjutan akan dilakukan untuk memperkuat struktur jalan sehingga dapat berfungsi normal dalam jangka panjang.

Ini merupakan penanganan darurat agar konektivitas masyarakat tetap terjaga. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi perbaikan,” katanya.

Ruas Kasongan-Sampit merupakan salah satu jalur strategis di Kalimantan Tengah. Jalan ini menjadi penghubung utama mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang dan logistik antardaerah. Karena itu, gangguan pada ruas tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun perjalanan masyarakat.

Saat akses sempat terputus, sejumlah pengendara sepeda motor memilih menuntun kendaraannya melewati sisi jalan yang masih memungkinkan dilalui. Sementara kendaraan roda empat harus menunggu hingga proses penimbunan sementara selesai dilakukan.

Petugas di lapangan kini terus mengatur arus kendaraan secara bergantian untuk mencegah kepadatan dan mengurangi risiko kecelakaan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan juga diminta mengikuti instruksi petugas dan menghindari melintas dengan kecepatan tinggi di sekitar lokasi perbaikan.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.