DPRD Gunung Mas Dorong Optimalisasi Pasar Rakyat

oleh
DPRD Gunung Mas mendorong optimalisasi pasar rakyat agar mampu meningkatkan PAD, memperkuat UMKM, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kuala Kurun – Optimalisasi pasar rakyat di Kabupaten Gunung Mas dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat roda perekonomian masyarakat. DPRD Gunung Mas meminta pemerintah daerah tidak hanya membangun infrastruktur pasar, tetapi juga memastikan pengelolaannya berjalan efektif sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pedagang maupun daerah.

Ketua DPRD Gunung Mas, Binartha, menegaskan bahwa pasar rakyat memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Apabila dikelola secara profesional, keberadaannya tidak hanya meningkatkan kenyamanan transaksi, tetapi juga dapat menjadi sumber penerimaan daerah yang berkelanjutan.

Dorongan tersebut disampaikan DPRD Gunung Mas sebagai bentuk perhatian terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset yang telah dimiliki. Pasar rakyat dinilai harus menjadi pusat perdagangan yang aktif sehingga mampu menarik minat pedagang dan pembeli untuk bertransaksi setiap hari.

Binartha menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah pembenahan, mulai dari peningkatan fasilitas, penataan kios, kebersihan lingkungan, hingga pengelolaan retribusi secara transparan.

Pasar rakyat harus benar-benar dioptimalkan agar mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Binartha.

Selain menjadi sumber PAD, keberadaan pasar rakyat juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aktivitas perdagangan yang semakin ramai akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan para pedagang lokal sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat daerah.

DPRD menilai masih terdapat sejumlah potensi yang dapat dikembangkan agar pasar rakyat menjadi lebih kompetitif. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pelayanan, penataan area dagang yang lebih rapi, hingga penyediaan fasilitas pendukung seperti area parkir, sanitasi, dan sistem keamanan yang memadai.

Tidak kalah penting, pemerintah daerah juga didorong melakukan pembinaan kepada para pedagang agar mampu meningkatkan daya saing usaha mereka. Dengan demikian, pasar rakyat tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi yang sehat dan produktif.

Pengelolaan pasar harus dilakukan secara maksimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” tambah Binartha.

DPRD juga mengingatkan bahwa peningkatan PAD tidak semata-mata bergantung pada besarnya tarif retribusi. Sebaliknya, peningkatan jumlah aktivitas ekonomi dan kepatuhan pembayaran retribusi akan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan terhadap penerimaan daerah.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, dan para pedagang dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan fungsi pasar rakyat. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tradisional diharapkan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern tanpa kehilangan karakter sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

Optimalisasi pasar rakyat Gunung Mas menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD berharap pemerintah daerah terus melakukan pembenahan secara menyeluruh agar pasar rakyat semakin ramai, nyaman, dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, pasar rakyat diyakini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan Kabupaten Gunung Mas.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.