Tiga Besar Calon Sekda Kalteng Ditetapkan, Gubernur Segera Tentukan Pilihan

oleh
Tiga calon Sekda Kalteng dengan nilai tertinggi telah ditetapkan Panitia Seleksi. Gubernur akan menentukan satu nama untuk menjadi Sekda definitif.

Palangka Raya – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah memasuki tahap akhir. Panitia Seleksi (Pansel) resmi menetapkan tiga kandidat dengan nilai tertinggi yang akan diajukan kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk dipilih sebagai Sekda definitif.

Penetapan ini tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 011/SJPTM/VII/2026 tertanggal 9 Juli 2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. H. Ibnu Elmi A.S. Pelu, S.H., M.H.

Tiga nama yang berhasil masuk dalam peringkat teratas disusun berdasarkan urutan abjad, yakni Baru, S.Pd., M.Si. yang saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kalteng; Farid Wajdi, A.K.S., M.S.W. selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalteng; serta dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes. yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kalteng.

Ketiganya telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang cukup panjang dan ketat. Mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, uji kompetensi, hingga penyampaian makalah dan wawancara mendalam. Seluruh proses tersebut dirancang untuk menjaring figur terbaik yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan manajerial yang kuat.

Dalam pengumuman resminya, Panitia Seleksi menegaskan bahwa hasil yang diperoleh merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilaksanakan secara objektif.

Penetapan tiga peserta dengan nilai tertinggi merupakan hasil dari keseluruhan proses seleksi yang telah dilalui para kandidat,” demikian disampaikan dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Pansel.

Selanjutnya, sesuai ketentuan yang berlaku, tiga nama tersebut akan diserahkan kepada Gubernur Kalimantan Tengah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. Gubernur nantinya akan memilih satu kandidat terbaik untuk diajukan ke pemerintah pusat sebelum ditetapkan secara resmi sebagai Sekda definitif.

Panitia Seleksi juga memastikan bahwa proses penilaian tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi turut mempertimbangkan kemampuan kepemimpinan, pengalaman kerja, serta integritas masing-masing peserta.

Dengan berakhirnya tahapan seleksi ini, perhatian kini tertuju pada keputusan Gubernur Kalimantan Tengah. Sosok yang terpilih diharapkan mampu menggerakkan roda birokrasi secara efektif serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Penetapan Sekda definitif diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemprov Kalteng, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.