Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Murjani, Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut. Bantuan tersebut menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kota Palangka Raya untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban tetap terpenuhi pascamusibah.
Saat meninjau langsung lokasi kebakaran, Fairid menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga. Ia menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi kondisi tersebut sendirian dan akan terus memberikan pendampingan hingga proses pemulihan selesai.
Dalam kunjungannya, Fairid Naparin menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako kepada para korban. Nilai bantuan sosial disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah yang dialami warga, yakni Rp12 juta untuk rumah dengan kerusakan berat, Rp7,5 juta bagi rumah rusak sedang, dan Rp5 juta untuk rumah dengan kerusakan ringan.
Selain menyalurkan bantuan, Wali Kota juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan langsung kebutuhan yang paling mendesak setelah kebakaran. Menurutnya, pemerintah akan terus hadir memberikan pelayanan agar masyarakat dapat segera bangkit dari musibah tersebut.
“Saya merasa prihatin atas musibah ini. Semoga seluruh korban diberikan ketabahan dan kondisi ini dapat segera kita atasi bersama-sama,” ujar Fairid Naparin saat berada di lokasi kebakaran.
Fairid juga memberi perhatian khusus terhadap warga yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran. Ia meminta masyarakat segera melaporkan kehilangan Kartu Keluarga (KK), KTP, maupun akta kelahiran kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya agar proses penerbitan dokumen baru dapat dilakukan secepat mungkin.
“Kami meminta warga yang kehilangan dokumen kependudukan segera melapor agar dapat dibantu melalui Disdukcapil sehingga penerbitan kembali bisa segera diproses,” katanya.
Menurut Fairid, pendampingan administrasi menjadi bagian penting dari proses pemulihan karena dokumen kependudukan dibutuhkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik maupun bantuan pemerintah.
Di sela peninjauan, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan titian atau jembatan di kawasan permukiman tersebut. Infrastruktur itu menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan dinilai perlu segera diperbaiki agar mobilitas warga kembali normal.
Menanggapi permintaan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan akan menindaklanjuti usulan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku dan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Pemerintah berharap proses pemulihan tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga pada perbaikan fasilitas umum yang terdampak.
Langkah cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan dan memastikan layanan administrasi tetap berjalan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga setelah kebakaran. Kehadiran pemerintah di lokasi bencana juga menjadi bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan kebutuhan korban dapat dipenuhi secara bertahap.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








