KUALA KURUN – Jaya Samaya Monong kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gunung Mas (Gumas) untuk periode 2025–2030.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Golkar Gumas yang digelar di Kuala Kurun, Rabu (20/5).
Terpilihnya Jaya untuk ketiga kalinya menegaskan kuatnya dominasi politik internal yang dibangun selama hampir satu dekade terakhir di tubuh Golkar Gunung Mas. Dalam proses penjaringan calon ketua, hanya nama Jaya yang tercatat mendaftar hingga batas akhir pendaftaran.
“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya,” kata Jaya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih.
Namun, minimnya kompetitor dalam forum Musda juga memunculkan pertanyaan mengenai dinamika kaderisasi dan ruang kompetisi internal di tubuh partai berlambang beringin tersebut. Meski proses aklamasi sah secara organisasi, sejumlah pengamat politik menilai regenerasi kepemimpinan tetap menjadi tantangan bagi partai politik di daerah.
Dalam pidato politiknya, Jaya menyampaikan visi membangun Golkar Gunung Mas yang “solid, modern, demokratis dan berakar kuat di tengah masyarakat”. Ia juga menargetkan penguatan konsolidasi partai hingga tingkat desa serta peningkatan kemenangan politik pada Pemilu dan Pilkada mendatang.
Musda kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga evaluasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Jaya sebelumnya dinilai berhasil membawa peningkatan kursi Golkar di DPRD Gunung Mas serta memenangkan kontestasi Pilkada dalam beberapa tahun terakhir.
Perwakilan DPD Golkar Kalimantan Tengah, Darsono, menyebut terpilihnya kembali Jaya sebagai hal yang wajar karena dianggap mampu menjaga eksistensi dan elektabilitas partai di Kabupaten Gunung Mas.
Sementara itu, Sekretaris Golkar Gunung Mas Herbert Y Asin sebelumnya menegaskan bahwa pendaftaran calon ketua dibuka secara terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat organisasi. “Pendaftaran calon ketua DPD Partai Golkar Gumas terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan,” ujarnya sebelum pelaksanaan Musda.
Pasca-Musda, Jaya juga dipercaya menjadi ketua tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru Golkar Gunung Mas periode 2025–2030. Struktur baru partai dinilai akan menjadi penentu arah strategi Golkar menghadapi agenda politik daerah ke depan.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










