Iuran Perpisahan SDN-1 Trahean Dikeluhkan

oleh

Muara Teweh – Rencana kegiatan perpisahan siswa kelas VI SDN-1 Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, menjadi sorotan setelah sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan dengan besaran iuran yang dibebankan untuk pelaksanaan acara tersebut.

Kegiatan perpisahan tahun ajaran 2025/2026 itu dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 di Gedung Kecamatan Teweh Selatan. Namun, biaya yang harus ditanggung wali murid dinilai cukup memberatkan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

banner 336x280

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pada awal pembahasan dalam rapat, besaran iuran yang diusulkan mencapai Rp500 ribu per siswa. Setelah mendapat tanggapan dari sejumlah orang tua, nominal tersebut kemudian diturunkan menjadi Rp400 ribu.

“Waktu rapat awal itu diminta Rp500 ribu. Saya bilang kalau segitu saya tidak ikut. Kemudian diturunkan menjadi Rp400 ribu, tapi saya tetap keberatan karena kondisi ekonomi tidak memungkinkan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, kegiatan perpisahan memang merupakan momen penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Namun, pelaksanaannya seharusnya tidak menjadi beban bagi orang tua yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Wali murid tersebut menilai bahwa kemampuan ekonomi setiap keluarga berbeda-beda. Karena itu, ia berharap panitia maupun pihak terkait dapat mempertimbangkan kondisi seluruh orang tua siswa sebelum menetapkan besaran biaya kegiatan.

“Kalau memang ada yang mampu silakan ikut. Tapi bagi kami yang kurang mampu tentu sangat berat. Anak saya tetap sekolah, tapi kalau harus membayar biaya perpisahan sebesar itu saya tidak sanggup,” katanya.

banner 1200x630

Keluhan serupa, menurutnya, juga dirasakan oleh beberapa wali murid lainnya yang memilih tidak menyampaikan keberatan secara terbuka. Mereka khawatir anak-anaknya merasa tidak nyaman apabila tidak dapat mengikuti kegiatan yang direncanakan.

Persoalan iuran perpisahan sekolah kerap menjadi perhatian masyarakat, terutama ketika besaran biaya yang ditetapkan dinilai tidak sebanding dengan kemampuan ekonomi sebagian orang tua siswa. Sejumlah pihak berharap kegiatan perpisahan dapat dilaksanakan secara sederhana tanpa mengurangi makna dan nilai kebersamaan bagi para siswa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun panitia terkait dasar penetapan besaran iuran perpisahan tersebut. Para orang tua berharap ada solusi yang dapat mengakomodasi seluruh siswa sehingga kegiatan perpisahan SDN-1 Trahean dapat berlangsung tanpa menimbulkan beban tambahan bagi wali murid.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *