Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kapuas, Yohanes ST, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Menurut Yohanes, usia panjang daerah harus dimaknai sebagai refleksi sekaligus evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan, serta menjadi pijakan untuk mempercepat kemajuan di masa mendatang.
“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci
Yohanes menegaskan, percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial atau sektoral semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Di wilayah Kabupaten Kapuas yang memiliki karakteristik geografis luas dan beragam, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan.
“Tanpa sinergi yang kuat, pembangunan akan berjalan lambat dan tidak merata,” tegasnya.

Fokus pada Infrastruktur dan Layanan Dasar
DPRD Kapuas menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembangunan jalan, jembatan, serta akses transportasi dinilai krusial untuk membuka konektivitas antarwilayah, terutama di daerah yang masih tergolong terpencil.
Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian utama. Peningkatan kualitas layanan dasar tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dengan SDM yang unggul, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Optimalkan Potensi Ekonomi Lokal
Tak hanya infrastruktur, DPRD juga mendorong optimalisasi potensi ekonomi lokal sebagai penggerak utama pembangunan.
Sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih modern dan berkelanjutan.
Penguatan sektor ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
“Potensi lokal harus dimaksimalkan agar ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada satu sektor,” kata Yohanes.
Selain itu, pengembangan UMKM juga dinilai penting untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Pembangunan Harus Berimbang dan Berkelanjutan
DPRD menekankan bahwa percepatan pembangunan harus dilakukan secara berimbang antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas manusia.
Menurut Yohanes, pembangunan yang hanya berfokus pada infrastruktur tanpa diiringi peningkatan SDM berisiko tidak memberikan dampak maksimal.
Karena itu, investasi pada pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Pendekatan pembangunan berkelanjutan juga dinilai penting, agar kemajuan yang dicapai tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu dirasakan dalam jangka panjang.
Momentum Perkuat Komitmen Bersama
Peringatan hari jadi daerah menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan.
DPRD berharap, semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus dijaga, sehingga percepatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
Dengan kolaborasi yang solid, Kabupaten Kapuas diharapkan mampu berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Ini saatnya kita bekerja lebih keras, memperkuat sinergi, dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.






