PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengembangan program Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi berbasis lokal.
Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses usaha bagi pelaku UMKM di tingkat kelurahan.
Libatkan UMKM Lokal dan Industri Rumahan
Pelibatan UMKM dilakukan secara langsung dalam pengembangan koperasi, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan lokal.
Lurah Palangka, Dawid, menyebutkan bahwa program ini akan menggandeng berbagai pelaku usaha, termasuk industri rumahan dan pengrajin khas daerah seperti anyaman rotan.
“Kita akan melibatkan pelaku UMKM, mulai dari makanan ringan hingga kerajinan lokal, agar koperasi ini benar-benar menjadi wadah ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, rencana pembangunan gerai dan gudang koperasi di wilayah kelurahan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha lokal.
Koperasi Jadi Pusat Distribusi dan Penggerak Ekonomi
Koperasi Merah Putih dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi bahan kebutuhan bagi pelaku usaha.
Melalui kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, koperasi diharapkan mampu menyediakan bahan baku dengan harga lebih terjangkau bagi UMKM.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Yunitha Andrie, menyebutkan bahwa keberadaan koperasi ini juga akan membuka peluang penyerapan tenaga kerja.
“Program ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan,” katanya.
Perluas Akses Pasar dan Tingkatkan Daya Saing
Dengan adanya koperasi, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mendapatkan akses bahan baku yang lebih murah, tetapi juga peluang pasar yang lebih luas.
Koperasi akan menjadi hub ekonomi di tingkat kelurahan yang menghubungkan produksi, distribusi, hingga pemasaran produk lokal.
Langkah ini dinilai penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin terbuka.
Bagian dari Strategi Nasional Penguatan Ekonomi Lokal
Program Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis komunitas, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.
Di Kalimantan Tengah, pengembangan koperasi ini juga didorong untuk menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperpendek rantai distribusi barang.
Dengan dukungan infrastruktur seperti gerai dan gudang, koperasi diharapkan mampu beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Harapan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pemko optimistis kolaborasi antara pemerintah dan pelaku UMKM melalui koperasi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain memperkuat ekonomi lokal, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Ke depan, Koperasi Merah Putih diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.









