Magelang — Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada para Ketua DPRD seluruh Indonesia dalam forum Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD), Sabtu (18/4/2026). Kehadiran kepala negara dalam forum tersebut menegaskan pentingnya peran legislatif daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Presiden menyatakan keputusannya hadir didasarkan pada posisi strategis para pimpinan DPRD sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden.
Dalam arahannya, Presiden menyoroti pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. DPRD dinilai memiliki fungsi krusial dalam memastikan kebijakan nasional dapat dijalankan secara efektif di tingkat lokal.
Forum tersebut juga dimanfaatkan Presiden untuk menyampaikan pandangan strategis secara langsung kepada para pimpinan legislatif daerah, khususnya terkait sinkronisasi program pembangunan.
Presiden menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan di daerah. Dalam konteks tersebut, DPRD memiliki posisi penting dalam fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.
Kehadiran para Ketua DPRD dari seluruh Indonesia dalam satu forum dinilai sebagai momentum untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung prioritas nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas kepemimpinan daerah yang difasilitasi pemerintah pusat. Melalui forum ini, diharapkan tercipta keselarasan kebijakan antara pusat dan daerah, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Usai memberikan pengarahan, Presiden melanjutkan agenda kerja dengan meninjau langsung kondisi cadangan pangan nasional di wilayah Magelang sebagai bagian dari upaya memastikan stabilitas pasokan.
Presiden menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai penghubung kebijakan pusat dan daerah. Penguatan komunikasi dan sinkronisasi program menjadi kunci agar agenda pembangunan nasional berjalan efektif hingga tingkat lokal.




