PALANGKA RAYA – Tragedi sungai kembali terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Seorang remaja berusia 15 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kelotok yang ditumpanginya karam akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama sejumlah penumpang lainnya menyeberangi Sungai Kahayan menggunakan kelotok. Namun di tengah perjalanan, perahu tradisional bermesin yang menjadi alat transportasi warga itu mengalami musibah hingga terbalik dan tenggelam di perairan sungai.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, TNI, BPBD, serta relawan segera melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian. Operasi pencarian berlangsung sejak korban dinyatakan hilang hingga akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (19/6/2026).
“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan,” ujar salah satu petugas SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
Penemuan korban mengakhiri upaya pencarian yang menyita perhatian masyarakat setempat. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke daratan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Menurut keterangan petugas, pencarian dilakukan dengan menyisir area sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pendukung lainnya. Kondisi arus sungai yang cukup kuat sempat menjadi tantangan dalam proses pencarian.
“Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Seluruh unsur yang terlibat telah bekerja maksimal selama proses pencarian,” kata petugas lainnya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












