Palangka Raya – Kebakaran kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Sebuah rumah yang berada di kawasan belakang Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya dilalap si jago merah, Sabtu dini hari. Petugas Damkar bersama relawan pemadam dan tim rescue langsung bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berhamburan keluar rumah karena khawatir api semakin membesar dan mengancam permukiman di kawasan padat penduduk tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api terlihat membesar dan menghanguskan bangunan rumah warga. Sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi guna mempercepat proses pemadaman.
Petugas Damkar bersama puluhan relawan terus berjibaku melawan api selama beberapa jam. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Salah seorang petugas di lokasi mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena api sudah terlanjur membesar saat tim tiba di lokasi.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, warga sekitar mengaku panik ketika melihat kobaran api mulai membesar. Mereka berusaha menyelamatkan barang-barang berharga sambil menunggu petugas melakukan penanganan.
“Kami khawatir api menyebar karena rumah-rumah di kawasan ini cukup berdekatan,” kata seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Informasi yang beredar menyebutkan api baru dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi mengenai nilai kerugian maupun kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












