152 Guru PPPK Palangka Raya Digembleng Perkuat Integritas ASN

oleh
152 guru PPPK Palangka Raya mengikuti pelatihan integritas ASN untuk memperkuat profesionalisme, etika kerja, dan meningkatkan mutu pendidikan.

Palangka Raya – Sebanyak 152 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti orientasi pengenalan nilai dan etika instansi pemerintah sebagai bagian dari pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN) pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah itu menjadi langkah awal untuk membekali para guru dengan pemahaman tentang integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Orientasi tersebut tidak hanya menjadi agenda administrasi bagi ASN baru, tetapi juga diharapkan mampu membangun budaya kerja yang berlandaskan etika dan pelayanan berkualitas di dunia pendidikan.

Pelatihan yang berlangsung di Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, itu diikuti seluruh guru PPPK yang baru diangkat. Para peserta menerima materi mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika penyelenggaraan pemerintahan, hingga peran strategis guru sebagai tenaga pendidik sekaligus pelayan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, mengatakan orientasi merupakan tahapan penting bagi setiap ASN baru sebelum menjalankan tugas secara penuh.

Peserta dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika penyelenggaraan pemerintahan, serta tugas dan fungsi sebagai pelayan publik sekaligus tenaga pendidik,” ujar Fauzi Rahman.

Menurutnya, pemahaman terhadap nilai dasar ASN menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selama pelatihan, para guru memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas mereka sebagai aparatur pemerintah. Materi tersebut mencakup pembentukan karakter, penguatan etika kerja, peningkatan disiplin, hingga pengembangan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik.

Fauzi berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi ke dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan di Kota Palangka Raya dapat terus meningkat.

Kami berharap mereka dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, guru PPPK memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik. Karena itu, profesionalisme harus berjalan seiring dengan integritas serta kepatuhan terhadap etika sebagai aparatur sipil negara.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya juga ingin memastikan setiap guru PPPK memahami hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya sebagai bagian dari birokrasi pemerintah. Pembekalan tersebut diharapkan mampu membentuk budaya kerja yang lebih disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain memperkuat kompetensi sebagai ASN, orientasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *